0
Thumbs Up
Thumbs Down

TKN: Siti Aisyah Bebas Bukti Negara Hadir Lindungi TKI

Republika Online
Republika Online - Tue, 12 Mar 2019 14:56
Dilihat: 65
TKN: Siti Aisyah Bebas Bukti Negara Hadir Lindungi TKI

JAKARTA -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Abdul Kadir Karding menilai kebebasan Siti Aisyah dari tuduhan membunuh Kim Jong-nam adalah angin segar bagi perlindungan para pekerja migran Indonesia di luar negeri. Dia mengatakan, hal itu sekaligus menunjukkan kehadiran negara bagi warga negaranya.

"Pembebasan Siti Aisyah menunjukkan bahwa negara di bawah pemerintahan Jokowi akan selalu hadir guna menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat di mana pun berada, termasuk para buruh migran," kata Karding di Jakarta, Selasa (12/3).

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berpendapat, upaya pembebasan itu menjadi komitmen serius dari pemerintah melindungi dan menjaga warga negaranya di dalam maupun di luar negeri. Dia mengatakan, hal itu juga menunjukan kesungguhan pemerintah dalam memberikan jaminan perlindungan hukum bagi pekerja migran.

Karding mengatakan, pemerintah juga memikirkan bagaimana kesejahteraan para pekerja migran di luar negeri dan keluarganya terjamin. Pemrintah, dia melanjutkan, bahkan memikirkan bagiamana pendidikan anak-anak pekerja migran yang ditinggal orang tuanya.

"Misalnya mendorong pembentukan pusat pembelajaran masyarakat (Community Learning Center) di Malaysia diperluas," katanya.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding. (RepublikaTV)

Karding mengungkapkan, pemerintah terus mendorong upaya penciptaan lapangan kerja di Tanah Air agar jumlah pekerja migran di Indonesia semakin berkurang. Dia mengatakan, langkah ini sekaligus ingin memastikan anak-anak bisa tetap mendapat perhatian dan kasih sayang yang utuh dari orang tuanya.

Karding mengatakan, sejak kasus penangkapan Siti Aisyah terjadi pada 2017 Presiden Jokowi telah memberi perhatian dan memerintahkan jajarannya untuk menyelamatkan TKI itu. Dia mengatakan, upaya itu dilakulan mengingat Aisyah sesuai dengan pengakuannya tidak berniat membunuh Kom Jong Nam. Dia mengatakan, Aisyag hanya dijebak untuk seolah-olah mengikuti acara hiburan.

"Salah satu usaha serius Pak Jokowi utk pembebasan Aisyah saat ia bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia pada 29 Juni 2018 di Istana Bogor. Saat itu Jokowi meminta Mahatir Muhammad untuk melindungi para pekerja migran Indonesia di Malaysia," katanya.


Berita Terkait
  • KPU Cek Isu Viral Ada Pemilih Berusia 146 Tahun
  • KPU: Pendukung Cawapres Dikeluarkan dari Arena Debat, Jika..
  • Jokowi Wacanakan Dua Pos Menteri Baru di Kabinetnya
Berita Lainnya
  • Kemenkominfo Ingin Berikan Subsidi ke Perusahaan Fintech
  • Kiai Ma'ruf Terima Dukungan dari Kiai dan Ulama Pasundan

TKN: Siti Aisyah Bebas Bukti Negara Hadir Lindungi TKI

TKN: Siti Aisyah Bebas Bukti Negara Hadir Lindungi TKI

TKN: Siti Aisyah Bebas Bukti Negara Hadir Lindungi TKI

TKN: Siti Aisyah Bebas Bukti Negara Hadir Lindungi TKI

TKN: Siti Aisyah Bebas Bukti Negara Hadir Lindungi TKI

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri