0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ramadhan dan Ikhtiar Menjadi Insan Bertakwa

Republika Online
Republika Online - Wed, 15 May 2019 23:31
Dilihat: 87
Ramadhan dan Ikhtiar Menjadi Insan Bertakwa

Oleh: Ustaz Oni Sahroni

Dalam Alquran surah asy-Syams ayat 7-10, Allah SWT berfirman. Artinya, "Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaan-Nya) (7) Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. (8) Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu (9) Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya (10)."

Ayat-ayat di atas telah memberikan tuntunan, setiap orang memiliki potensi untuk berbuat fasik (maksiat). Demikian pula, tiap insan berpotensi tertarik berbuat amal saleh.

Hanya orang-orang yang menyucikan diri itu yang bisa melakukan kebaikan dan amal saleh serta mengendalikan diri tidak bermaksiat. Tuntunan Ilahi (taujihilahi) di atas menyiratkan, individu dan pribadi adalah sumber masalah.

Ramadhan dapat menjadi momentum yang tepat untuk menguatkan faktor pengendalian diri pada setiap pribadi Muslim.

Allah SWT berfirman dalam surah al-Baqarah ayat 183. Artinya, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Firman-Nya itu menegaskan, tujuan disyariatkannya puasa ialah menumbuhkan ketakwaan pada diri setiap Muslim. Dengan takwa itu, seseorang dapat kian khusyuk beribadah mengharap ridha-Nya.

Ketakwaan yang dimaksud dalam ayat ini juga berarti kemampuan melaksanakan perintah Allah SWT dan meninggalkan larangan-Nya. Dengan kata lain, kemampuan mengendalikan diri untuk tidak melakukan dosa dan maksiat. Ketakwaan dalam arti itu sejalan dengan makna menyucikan diri, sebagaimana diisyaratkan dalam surah asy-Syams ayat 7-10 di atas.

Jika setiap pribadi Muslim telah berpuasa dengan benar: mengikuti syarat, rukun, dan adab-adab berpuasa, ia telah berikhtiar meraih ketakwaan.

Dan pada saat yang sama telah mengikis masalah yang timbul pada diri, keluarga, masyarakat, dan bangsanya. Alhamdulillah.


Berita Terkait
  • Pengajian Kitab Kuning Ramadhan di Pondok Pesantren Almiizan
  • Puasa Ramadhan dan Keteladanan Siti Maryam
  • Ramadhan, Melatih Kejujuran dan Jiwa Muraqabah
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Ramadhan dan Ikhtiar Menjadi Insan Bertakwa

Ramadhan dan Ikhtiar Menjadi Insan Bertakwa

Ramadhan dan Ikhtiar Menjadi Insan Bertakwa

Ramadhan dan Ikhtiar Menjadi Insan Bertakwa

Ramadhan dan Ikhtiar Menjadi Insan Bertakwa

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya