0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perjuangkan Suara Umat, PKS Siap ke MK

Republika Online
Republika Online - Sat, 18 May 2019 07:27
Dilihat: 57
Perjuangkan Suara Umat, PKS Siap ke MK

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siap mengawal dan memperjuangkan suara dalam perselisihan di Mahkamah Konstitusi (MK). Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan suara umat dan siap berperkara di MK.

"Alhamdulillah saya melihat tim kita sangat solid dan siap untuk berperkara di Bawaslu ataupun MK. Semoga kita bisa berperkara dengan baik dan dapat mengambil hak-hak kita agar tidak diambil oleh partai lain," ujar Sohibul, dalam keterangan yang diterima Republika, Jumat (17/5).

Ketua Tim Advokasi dan Hukum DPP PKS Agus SP Otto mengatakan, optimisme PKS tersebut karena adanya form C1 PKS yang lengkap. Sehingga, akan menguatkan PKS ketika sedang beperkara.

"Kami sangat optimistis ya bahwa kami akan bisa merebut dan mengambil kembali suara umat yang dititipkan kepada kita. Kami juga memiliki data form C1 yang lengkap sebagai bukti untuk dibawa ke Mahkamah Konstitusi," ujarnya.

Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Fadli Zon menegaskan, keputusan untuk tidak menggunakan jalur gugatan ke MK belum final.

Menurut dia, masih terbuka peluang untuk menggunakan jalur sesuai yang diatur dalam konstitusi untuk menggugat berbagai dugaan kecurangan dalam Pemilu 2019.

"Iya (belum final), nanti akan kita lihat nanti pasti finalnya dinyatakan oleh paslon," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (17/5).

Ia mengatakan, BPN mengembalikan sepenuhnya keputusan kepada rakyat. Menurut dia, yang berhak menentukan sikap terkait berbagai temuan dugaan kecurangan adalah rakyat sebagai pemilik suara.

"Yang memilih itu tentu mempunyai sikap terhadap itu, yang memilih jumlahnya puluhan juta," ujarnya.

Politikus Partai Gerindra ini memastikan langkah-langkah upaya mencari keadilan yang dilakukan rakyat nantinya adalah upaya konstitusional.

Mantan ketua MK Mahfud MD menyarankan kubu paslon 02 melayangkan gugatan ke MK jika menolak hasil Pemilu 2019 dan menuding ada kecurangan. Mahfud menegaskan, tidak ada jalan lain bagi kubu 02 untuk membawa sengketa pemilu selain kepada MK.

"Ya tidak apa-apa, kalau tak mau ke MK, secara hukum selesai tanggal 25 Mei dan tak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali hukum," kata Mahfud MD setelah menemui Megawati Soekarnoputri di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan ini melanjutkan, BPN memiliki waktu tiga hari setelah penetapan rekapitulasi suara nasional yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia mengatakan, kalau mereka mengajukan gugatan, MK akan melakukan pemeriksaan administratif mulai 2 Juni.

"Tangggal 2 sampai 28 Juni diputus dan apa pun (hasilnya) sudah selesai, tidak ada jalan lain," kata Mahfud lagi.

Penetapan Pemenang Pilpres

Terpisah, KPU berencana menetapkan calon presiden dan wakil presiden terpilih paling lama 28 Mei 2019. Itu dapat dilakukan jika tidak ada pengajukan sengketa hasil pemilu ke MK.

"Kalau tidak ada sengketa sampai tanggal 25, KPU punya kesempatan tiga hari untuk tetapin calon terpilih, berarti bisa tanggal 26, 27, 28," ujar Ketua KPU, Arief Budiman, di KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).


Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2019 tentang Perubahan Keempat atas PKPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019.

Pengajuan permohonan sengketa di MK memang ditentukan paling lama 3 x 24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil pemilu. Penetapan perolehan suara hasil pemilu dijadwalkan pada 22 Mei 2019.

"Kalau tanggal 25 itu batasnya pagi, bisa saja kita tetapkan sore. Kenapa? Batasnya sore apa pagi itu bergantung kita tetapkan (perolehan suara) di sini kapan karena 3 x 24 jam biasanya mahkamah hitungnya," kata dia.

(rizkyan adiyudha/ronggo astungkoro ed: agus raharjo)

Berita Terkait
    Berita Lainnya
    • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
    • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

    Perjuangkan Suara Umat, PKS Siap ke MK

    Perjuangkan Suara Umat, PKS Siap ke MK

    Perjuangkan Suara Umat, PKS Siap ke MK

    Perjuangkan Suara Umat, PKS Siap ke MK

    Perjuangkan Suara Umat, PKS Siap ke MK

      
    PARTNER KAMI
    JPNN
    Republika Online
    LIPUTAN6
    okezone
    BBC
    bintang
    bola
    inilahcom
    Antvklik
    rumah123
    Rumah
    Love Indonesia
    CENTROONE
    wartaekonomi
    Voice of America
    Popular
    Gocekan
    Teqnoforia
    Angelsontrip
    Makanyuks
    telsetNews
    BisnisWisata
    Jakarta Kita
    Indonesia Raya News
    RajaMobil
    Mobil123
    Otospirit
    MakeMac
    Indotelko
    Inditourist
    TEKNOSAINS
    MotorExpertz
    Mobil WOW
    Oto
    Kpop Chart
    salamkorea
    slidegossip
    Hotabis
    INFOJAMBI
    Japanese STATION
    SeleBuzz
    MuterFilm
    Rancahpost
    Mobilmo
    Cintamobil
    Football5star
    Citra Indonesia
    OTORAI
    Sehatly
    Hetanews
    Inikata
    Nusabali
    Garduoto
    Beritakalimantan
    batampos
    covesia
    carmudi
    idnation
    inipasti
    teknorush
    winnetnews
    mediaapakabar
    carvaganza
    mediakepri
    kabarsurabaya