0
Thumbs Up
Thumbs Down

Penolakan Penghitungan Pilpres Bisa Berdampak ke Hasil Pileg

Republika Online
Republika Online - Wed, 15 May 2019 13:23
Dilihat: 25
Penolakan Penghitungan Pilpres Bisa Berdampak ke Hasil Pileg

JAKARTA -- Ketua DPR Bambang Soesatyo menyayangkan sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang menolak penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, konsekuensi dari penolakan itu juga akan berdampak pada hasil pemilihan legislatif (pileg).

"Sementara partai-partai pengusung kedua belah calon itu tampaknya sudah melakukan pencapaian yang maksimal bagi caleg-calegnya," kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/5).

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu pun mempertanyakan kesiapan berbagai pihak termasuk para caleg dari seluruh partai peserta pemilu 2019 jika memang nantinya perlu dilakukan pemilu ulang. Sedangkan menurutnya para caleg dinilai telah berjuang di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

"Apakah caleg-caleg mereka, kita semua, yang sudah berdarah-darah kemarin ingin mengulang lagi? kan itu pertanyaannya. Karena itu satu paket, atau kesatuan pileg dan pilpres yang diadakan langsung dalam satu hari," jelasnya.

Oleh karena itu, ia pun mengimbau agar para elite politik lebih bersikap dewasa dalam berpolitik dengan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Ia juga meminta para elite meredakan tensi politik.

"Ingat, masih 265 juta rakyat kita yang ingin hidup tenang, kalau hidup tenang, masyarakat tenang, maka ekonomi bisa berjalan dengan baik, tapi kalau dibuat bising oleh para elite maka yang rugi 265 juta rakyat kita itu yang dampaknya ke ekonomi dan ujungnya kepada penerimaan rumah tangga," jelasnya.


Selain itu ia juga menyarankan kepada BPN untuk melaporkan dugaan kecurangan tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, negara telah menyediakan salurannya untuk menyampaikan hal tersebut.

"Sebaiknya kecurangan itu disampaikan karena saya mendengar juga TKN juga memilki sejumlah bukti-bukti adanya penggelembungan suara di beberapa tempat oleh pihak lainnya," ucapnya.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandi menyatakan sikapnya terkait segala bentuk dugaan kecurangan yang ditemukan oleh BPN. Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso menegaskan, BPN akan menolak hasil penghitungan KPU.

"Kami Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga bersama-sama rakyat Indonesia yang sadar demokrasi, menolak hasil perhitungan suara dari KPU RI yang sedang berjalan," kata Djoko di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5).

Djoko menjelaskan bahwa beberapa waktu yang lalu, BPN telah mengirimkan surat kepada KPU dengan nomor surat 087/bpn/ps/v/2019 tertanggal 1 Mei 2019 tentang audit terhadap IT KPU. Dalam surat tersebut BPN juga meminta dan mendesak KPU untuk menghentikan sistem perhitungan suara di KPU.

Berita Terkait
  • BPN Pesimistis MK akan Objektif Proses Gugatan Pilpres
  • KPU Tetapkan Prabowo-Sandiaga Unggul di Sulawesi Tenggara
  • Situng KPU: Keunggulan Jokowi-Maruf Semakin Melebar
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Penolakan Penghitungan Pilpres Bisa Berdampak ke Hasil Pileg

Penolakan Penghitungan Pilpres Bisa Berdampak ke Hasil Pileg

Penolakan Penghitungan Pilpres Bisa Berdampak ke Hasil Pileg

Penolakan Penghitungan Pilpres Bisa Berdampak ke Hasil Pileg

Penolakan Penghitungan Pilpres Bisa Berdampak ke Hasil Pileg

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri