0
Thumbs Up
Thumbs Down

PBNU Apresiasi Upaya Pembebasan Siti Aisyah

Republika Online
Republika Online - Mon, 11 Mar 2019 15:08
Dilihat: 94
PBNU Apresiasi Upaya Pembebasan Siti Aisyah

JAKARTA -- Pihak Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengapresiasi bebasnya Siti Aisyah, seorang warga negara Indonesia (WNI), dari jeratan hukuman di Malaysia. Sebelumnya, Siti Aisyah dituding terlibat dalam pembunuhan King Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un.

Lebih lanjut, PBNU meyakini kebebasan Siti Aisyah diperoleh dengan penuh perjuangan yang dilakukan pihak-pihak terkait, utamanya pemerintah RI.

"Sebagai lawyer (pengacara), saya percaya putusan ini diperoleh dengan penuh perjuangan. Justice for all (keadilan untuk semua). Keadilan layak diterima oleh setiap orang. Tak pandang bulu," kata Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan Robikin Emhas dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Senin (11/3).

Robikin beranggapan, Siti Aisyah tidak berniat membunuh Kim Jong-nam. Perbuatannya tidak lebih dari sekadar adegan-adegan dalam sebuah reality show, tetapi kemudian menyebabkannya berstatus terdakwa sebelum akhirnya dibebaskan.

Pada intinya, lanjut dia, perempuan itu hanya diperalat orang lain tanpa disadarinya. Demikian pula, menurut dia, Siti Aisyah juga tidak mendapat keuntungan apa-apa dari perbuatannya.

Selain pemerintah RI, Robikin juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Malaysia. Dia mengapresiasi sikap pemerintah Indonesia dalam melindungi WNI.

"Semangat melindungi warga negara, di mana pun berada, yang dilakukan pemerintah patut diapresiasi," ujar dia.

Rusdi Kirana Sambut Siti Aisyah. Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana berfoto dengan Siti Aisyah di KBRI Kuala Lumpur usai sidang di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor, Malaysia, Senin (11/3/2019).

Siti Aisyah menjadi salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam di Malaysia pada 13 Februari 2017. Hari ini, Siti Aisyah menerima putusan pembebasan oleh Hakim Azmin Ariffin dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia. Dalam putusannya, Hakim Azmin mengabulkan permohonan jaksa mencabut dakwaan pembunuhan yang sebelumnya dijeratkan terhadap Siti Aisyah.


Berita Terkait
  • KBRI Kuala Lumpur Siapkan Pemulangan Siti Aisyah
  • Bebas, Siti Aisyah akan Pulang ke Indonesia
  • Pengadilan Malaysia Bebaskan Siti Aisyah
Berita Lainnya
  • Kemenkominfo Ingin Berikan Subsidi ke Perusahaan Fintech
  • Kiai Ma'ruf Terima Dukungan dari Kiai dan Ulama Pasundan

PBNU Apresiasi Upaya Pembebasan Siti Aisyah

PBNU Apresiasi Upaya Pembebasan Siti Aisyah

PBNU Apresiasi Upaya Pembebasan Siti Aisyah

PBNU Apresiasi Upaya Pembebasan Siti Aisyah

PBNU Apresiasi Upaya Pembebasan Siti Aisyah

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri