0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mendekati Alquran dengan Hati yang Tulus

Republika Online
Republika Online - Wed, 15 May 2019 22:26
Dilihat: 82
Mendekati Alquran dengan Hati yang Tulus

Oleh: Habib Faridhal Attros Al-Kindhy

Di malam turunnya Alquran, Nuzulul Quran, pada bulan Ramadhan, sampailah lima ayat pertama dari surah al-Alaq (QS 96:1-5) kepada Nabi Muhammad SAW, lewat perantaraan Malaikat Jibril. Peristiwa itu dikenal juga sebagai tanda pelantikan seorang manusia menjadi rasul, utusan Allah yang terakhir. Sejak saat itu, beliau adalah Rasulullah SAW, sang penutup para nabi.

Pada malam itu, secara resmi Muhammad SAW menjadi manusia pilihan yang mengemban amanah berupa tugas suci dan mulia menyebarluaskan risalah Ilahiah. Sebelum itu, selama beberapa waktu lamanya Muhammad SAW telah menjalani proses penyucian hati (tazkiyatun nafs) dengan cara ber-tahanuts (menyepi) di Gua Hira, sebuah gua kecil di punggung bukit Jabal Nur yang terletak sekitar tiga mil sebelah utara Kota Makkah.

Wahyu pertama yang turun memberi makna pada upaya penyadaran manusia akan proses penciptaan diri dan pembentukan intelektualitasnya. Proses itulah yang akhirnya mengantarkan manusia memahami risalah Ilahiah yang terkandung dalam Alquran.

Semua proses itu ternyata tak bisa dilepaskan dari campur tangan Allah SWT. "Bacalah. Dengan (menyebut) nama Tuhammu yang menciptakan. Yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah. Dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan (manusia) dengan perantaraan pena. Yang mengajarkan (manusia) apa yang tidak diketahuinya."

Oleh karena itu, dalam memperingati Nuzulul Quran, kita berharap lebih memahami serta menghayati risalah suci yang dibawa Rasulullah SAW dan terangkum dalam Alquran.

Risalah itu dimaksud sebagai pembentuk karakteristik manusia menjadi seorang mukmin yang sejati lewat sebuah proses transformasi jiwa. Proses transformasi jiwa ini dimungkinkan oleh kekuatan logis pikiran yang merupakan perluasan dari prinsip intelektual Muslim. Di sini hati (qalb) memegang peran penting mengantarkan proses itu terjadi.

Hati dengan bakat nalurinya bersedia menerima segala hakikat pengetahuan sebagaimana yang terjadi pada diri Muhammad SAW saat dipaksa Malaikat Jibril membaca wahyu pertama. Padahal, saat itu Rasul SAW tak bisa membaca dan menulis.

Dengan tuntunan Jibril yang mengulang perintahnya sampai tiga kali, akhirnya Muhammad SAW dapat membaca ayat-ayat pertama tersebut dengan lancar.

Maka, sangatlah wajar bila Alquran sebagai penuntun hidup manusia sangat mudah didekati oleh hati yang jernih. Lewat pendekatan hati ini, kedalaman ajaran dan ketinggian risalah Ilahiyah akan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ini ditegaskan Alquran yang mengabadikan penerimaan hati Rasulullah SAW saat menerima wahyu pertama. Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya (QS 53:11).

Ini berarti sebelum akal pikiran Muhammad SAW menerima kebenaran Ilahi, kalbu beliau menerimanya terlebih dulu.

Maka alangkah baiknya bila di bulan Ramadhan ini kita lebih mendalami Alquran lewat pendekatan hati (qalb). Suasana Ramadhan yang penuh kemuliaan, kesucian, dan keberkahan secara pasti mendorong upaya tersebut.

Maka saat mengakhiri Ramadhan, kita telah menjadikan Alquran sebagai keseluruhan tingkah laku atau berakhlak. Tentu saja, akhlak yang kita harapkan sebagaimana Rasulullah saw berakhlak. Sesungguhnya akhlak Rasulullah adalah Alquran.


Berita Terkait
  • Memburu Lailatul Qadar
  • Alquran dan Kesempatan di Bulan Ramadhan
  • Hikmah Ramadhan
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Mendekati Alquran dengan Hati yang Tulus

Mendekati Alquran dengan Hati yang Tulus

Mendekati Alquran dengan Hati yang Tulus

Mendekati Alquran dengan Hati yang Tulus

Mendekati Alquran dengan Hati yang Tulus

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya