0
Thumbs Up
Thumbs Down

Keutamaan Salat Bada Jumat

inilahcom
inilahcom - Fri, 24 May 2019 08:00
Dilihat: 33
Keutamaan Salat Bada Jumat

MENURUT para ahli ilmu terdapat salat sunah setelah salat jumat akan tetapi tidak ada salat tertentu sebelumnya.

Terdapat riwayat bahwa salat sunah setelah jumat dilakukan dengan dua rakaat. Ada riwayat yang menyebutkan empat rakaat dan ada juga riwayat yang menyebutkan enam rakaat dari hadis-hadis dan atsar-atsar berikut:

Dari Ibnu Umar bahwa "Nabi saw melaksanakan salat ba'diyah jumat dengan dua rakaat di rumahnya." (HR. Bukhori Muslim)

Di dalam riwayat Muslim dari Ibnu Umar bahwa dia mensifati salat sunah Rasulullah saw. Ibnu Umar berkata bahwa beliau saw tidaklah salat setelah jumat hingga beliau pulang lalu melaksanakan salat dua rakaat di rumahnya."

Dari Abu Hurairoh berkata,"Rasulullah saw bersabda, 'Apabila seorang dari kalian melaksanakan salat jumat maka salatlah setelahnya empat rakaat." (HR. Muslim)

Dari Ibnu Umar bahwa apabila dia berada di Mekah dan melaksanakan salat jumat kemudian dia maju ke depan untuk salat dua rakaat lalu dia maju ke depan untuk salat empat rakaat. Sedangkan apabila dia di Madinah dan melaksanakan salat jumat lalu dia pulang ke rumah kemudian melaksanakan salat dua rakaat dan (sebelumnya) dia tidaklah melaksanakan salat di masjid. Dia pun ditanya tentang itu. Dia menjawab bahwa Rasulullah saw melakukan yang seperti ini." (HR. Tirmidzi, al Iraquy mengatakan sanadnya shahih)

Ibnu Umar melakukan salat sunah dua rakaat kemudian empat rakaat dan ada kemungkinan bahwa apa yang dilakukannya itu juga berasal dari perkataan Rasulullah saw tentangnya dan juga perbuatan Nabi saw. Diriwayatkan dari Ali bahwa Nabi saw bersabda,"Barangsiapa yang melaksanakan salat setelah jumat maka lakukanlah enam rakaat." Diriwayatkan dari Abu Abdurrahman berkata," Ibnu Mas'ud telah mengajarkan orang-orang agar melaksanakan salat setelah jumat dengan empat rakaat. Dan pada saat kedatangan Ali bin Abi Thalib maka beliau mengajarkan mereka untuk shalat enam rakaat."

Kemudian ath Thahawi berkata,"Terdapat riwayat sebagaimana yang kami sebutkan bahwa salat sunah yang tidak seharusnya ditinggalkannya setelah jumat adalah enam rakaat." Ini adalah pendapat Abu Yusuf hanya saja dia mengatakan,"Yang paling aku sukai adalah mengawali dengan empat rakaat kemudian dua rakaat " (Syarh Ma'ani al Atsar 1/337)

Tentang kandungan dari hadits-hadits diatas para ahli ilmu mengatakan,"Tirmidzi menyebutkan setelah meriwayatkan hadits Ibnu umar bahwa Nabi saw melakukan shalat setelah juma'at dua rakaat. (dan sebagian ahli ilmu mengamalkan hal ini, demikian dikatakan oleh Syafi'i dan Ahmad) Sunan at Tirmidzi dengan Syarh "at Tuhfah" (3/46)

Hal itu juga dinukil dari Umar dan Imron bin Hushain serta an Nakh'i. Dan Tirmidzi setelah meriwayatkan hadis Abu Hurairoh bahwa Nabi saw bersabda, "Barangsiapa dari kalian yang melaksanakan salat jumat maka salatlah empat rakaat." Sebagian ahli ilmu mengamalkan ini. Kemudian Tirmidzi menyebutkan bahwa Abdullah bin Mas'ud melakukan salat setelah jumat dengan empat rakaat. Dia juga menyebutkan bahwa Ali melaksanakan shalat setelah jumat dua rakaat kemudian empat rakaat. (at Tuhfah 3/47 - 49)

Dinukil dari Alqamah dan Abu Hanifah bahwa dia melaksanakan salat (setelah jum'at) dengan empat rakaat. Sekelompok ahli ilmu lainnya berpendapat bahwa salat setelah jumat dengan dua rakaat kemudian empat rakaat. Hal ini diriwayatkan dari Ali dan Ibnu umar serta Abu Musa, ini juga pendapat Atho', Thawus dan Abu Yusuf dari ulama Hanafi.

Di antara para ahli ilmu ada yang memberikan pilihan kepada orang yang salat diantara tiga pilihan. Dia bisa melaksanakan shalat dengan dua rakaat atau empat rakat atau enam rakaat. Syeikh Ibnu Qudamah mengatakan dari Imam Ahmad bahwa dia mengatakan,"Jika dia ingin maka dia bisa salat setelah jumat dengan dua rakaat dan jika dia ingin maka dia bisa dengan empat rakaat dan didalam riwayat jika dia ingin maka dia bisa salat dengan enam rakaat." Ibnu Qudamah berargumentasi dengan perkataan,"..bahwa Nabi saw melakukan itu semua hal ini berdasarkan berita-berita yang telah diriwayatkan. Diriwayatkan dari Ibnu Umar,"Bahwa Rasulullah saw melaksanakan salat setelah jumat dengan dua rakaat,." (Muttafaq Alaih dengn lafazh dari Muslim)

Nabi saw tidaklah melaksanakan salat di masjid sehingga beliau beranjak pulang lalu melaksanakan dua rakaat di rumahnya." Ini menunjukkan bahwa melakukan hal yang demikian adalah baik. Ahmad didalam sebuah riwayat Abdullah mengatakan,"Jika seseorang salat dengan seorang imam kemudian dia tidak melaksanakan salat sedikit pun hingga dia salat ashar maka ini dibolehkan sebagaimana dilakukan oleh 'Imron bin Hushain. Dan didalam riwayat Abu Daud,"Aku terperanjat dengan shalat-yaitu setelah jum'at." (al Mughni 2/269 - 270).

Ishaq bin Rohuyah berkata bahwa jika seseorang salat di masjid pada hari jumat maka hendaklah empat rakaat dan jika dia salat di rumahnya maka hendaklah dua rakaat. Tirmidzi menyebutkan di dalamnya "Sunan" nya dan al Iraqiy didalam kitab "Tharhu at Tatsriib" 3/83. Hal ini menjadi pilihan Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah.

Ibnu al Qayyim mengatakan : Syeikh kami Abu al Abbas ibnu Taimiyah mengatakan,"Jika shalat di masjid maka salat lah empat rakaat dan jika salat di rumahnya maka salatlah dua rakaat." Aku berkata," Inilah yang ditunjukkan oleh hadis-hadis dan Abu Daud menyebutkan dari Ibnu Umar bahwa apabila dia salat di masjid maka dia salat empat rakaat dan jika salat di rumahnya maka dia salat dua rakaat." (Zaad al Ma'ad 1/440)

Al Lajnah ad Daimah Li al Buhuts al Ilmiyah wa al Iftaa as Su'udiyah memilih pendapat di atas dan mengatakan bahwa dengan menggabungkan antara hadis yang menyebutkan disyariatkannnya empat rakaat juga hadis yang menyebutkan disyariatkannnya dua rakaat setelah jumat maka salat empat rakaat jika di masjid dan dua rakaat jika salat di rumahnya. Ada juga penggabungan yang lain dari dua hadis itu yaitu bahwa sunat rawatib setelah jumat minimal dua rakaat dan maksimal empat rakaat baik dilakukan di rumah atau pun di masjid." (Ghayah al Murom-7/257)

Al Hafizh Ibnu Abdil Barr setelah menyebutkan berbagai riwayat tentang sunah ba'diyah jumat bahwa terjadi perselisihan dikalangan para ulama salaf didalam permasalahan ini yaitu suatu perbedaan yang diperbolehkan dan mengandung kebaikan bukan perbedaan yang dilarang dan diharamkan. Dan semua itu adalah baik, insya Allah." Fath al Malik 3/254

Al Hafizh Abu Zur'ah al Iraqiy mengatakan : Ibnu Abdil Barr mengatakan : Abu Hanifah mengatakan bahwa salat setelah jumat adalah empat rakaat. Pada bagian lain, dia mengatakan enam rakaat. Ats Tsauriy mengatakan,"Jika engkau salat empat rakaat atau enam rakaat maka itu baik."al Hasan bin Hayy berkata, "Salat empat rakaat." Ahmad bin Hambal mengatakan, "Yang paling aku sukai adalah salat setelah jumat dengan enam rakaat akan tetapi jika dia salat dengan empat rakaat maka itu baik dan tidak mengapa." Ibnu Abdil Barr mengatakan bahwa seluruh pendapat tersebut diriwayatkan dari para sahabat baik lewat perkataan maupun perbuatan. Dan tidak ada perselisihan diantara para ulama bahwa hal itu adalah pilihan.

Ibnu Batthal mengatakan: Sekelompok orang yang mengatakan, "Salat setelah jumat dua rakaat itu adalah riwayat dari Ibnu Umar, Imron bin Hushain dan an Nakh'i. Sekelompok orang lainnya mengatakan,"Shalat setelah jum'at dua rakaat lalu empat rakaat adalah riwayat dari Ali, Ibnu Umar dan Abu Musa, dan ini adalah pendapat 'Atho', ats Tsauriy dan Abu Yusuf namun Abu Yusuf lebih menyukai mendahulukan empat rakaat sebelum dua rakaat." Sekelompok orang mengatakan, "Salat empat rakaat (langsung) tidak dipisah dengan salam adalah diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, Alqamah dan an Nakh'i, ini juga pendapat Abu Hanifah dan Ishaq.

Nawawi didalam "Syarh Muslim" mengatakan, "Perhatikan sabdanya, "Barangsiapa dari kalian melakukan salat" adalah menunjukkan bahwa itu hanyalah sunah bukan kewajiban. Penyebutan empat rakaat adalah karena kelebihannya sedangkan perbuatan Nabi saw yang dua rakaat pada beberapa waktu adalah sebagai penjelasan karena minimal salat itu adalah dua rakaat." Dia mengatakan sebagaimana telah diketahui bahwa Nabi saw melaksanakan salat di kebanyakan waktu dengan empat rakaat karena beliau saw memerintahkan untuk itu dan menganjurkan hal itu dengan sabdanya,"Apabila seorang dari kalian melaksanakan salat jumat maka salatlah setelahnya dengan empat rakaat." Ini adalah anjuran kebaikan, antusias dengannya dan sebagai sebuah keutamaan..

Adapun empat rakaat yang dilakukan setelah jumat maka shalat itu dilakukan dengan satu kali salam, ini pendapat yang paling tepat menurut para ahli ilmu. As Saukani berkata,"Telah terjadi perselisihan tentang empat rakaat ; Apakah ia (empat rakaat) itu dilakukan secara langsung dengan satu salam di rakaat terakhirnya atau dipisah diantara dua rakaat dengan dua salam : Ahli ar Ro'yi, Ishaq bin Rohuyah memilih pendapat pertama, inilah yang tampak lahiriyah (zhahir) dari hadits Abu Hurairoh. Sedangkan Syafi'i dan jumhur memilih pendapat kedua, sebagaimana dikatakan al Iraqiy bahwa mereka beargumentasi dengan sabdanya,"Shalat di siang hari dua dua." (HR. Abu Daud, Ibnu Hibban didalam shahihnya). Tampak lahiriyah (zhahir) adalah pendapat pertama karena menggunakan dalil yang khusus sedangkan kelompok kedua menggunakan dalil yang umum dan membangun yang umum diatas yang khusus adalah wajib." (Nailul Author 3/319 - 320)

Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Hasan didalam kitabnya "al Atsar" dari Ibrahim an Nakh'i berkata,"Empat rakaat setelah zhuhur dan empat rakaat setelah jum'at tidaklah dipisah diantara keduanya dengan salam." (Al Atsar 1/280). [Ustaz Sigit Pranowo Lc]

Sumber: inilahcom

Keutamaan Salat Bada Jumat

Keutamaan Salat Bada Jumat

Keutamaan Salat Bada Jumat

Keutamaan Salat Bada Jumat

Keutamaan Salat Bada Jumat

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri