0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ketua DPR: Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan 'Martir'

INFOJAMBI
INFOJAMBI - Sun, 19 May 2019 23:45
Dilihat: 98
Ketua DPR: Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan 'Martir'

PENULIS : BAMBANG SUBAGIO
EDITOR : M ASRORI S

Bambang Soesatyo mengenakan kemeja ( putih )

- Ketua DPR, Bambang Soesatyo, mengimbau semua elemen masyarakat, segera menghilangkan ego kelompok yang melampaui batas toleransi hukum dan undang-undang (UU).

Setiap kelompok masyarakat, berhak untuk memperjuangkan kepentingannya. Namun, tetap harus berada dalam koridor hukum dan UU.

Ego kelompok, jika disalurkan dalam bingkai hukum dan UU dipastikan tidak merusak stabilitas keamanan nasional dan ketertiban umum. Sebaliknya, jika ego kelompok dipaksakan untuk menabrak hukum dan UU, yang akan terjadi adalah benturan antar-kelompok masyarakat.

"Saya berharap pengerahan massa ke gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang direncanakan pada 20, 21 dan 22 Mei 2019, berlangsung tertib dan damai. Harus diwaspadai adanya penumpang gelap yang sengaja ingin memanfaatkan situasi dan menciptakan 'Martir' di tengah-tengah pengunjuk rasa," ujar Bamsoet, saat menghadiri acara berbuka puasa Partai Golkar bersama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Hotel Sultan (19/5/2019).

Turut hadir Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Mensekneg Pratikno, Akbar Tanjung, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI yang juga wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini, berharap aktivitas pengerahan massa tetap harus sesuai aturan main, atau berada dalam koridor hukum dan UU. Agar suasana tetap kondusif, penyampaian aspirasi atas nama massa itu, hendaknya juga dalam kerangka dialog antara perwakilan massa dengan wakil-wakil dari KPU dan Bawaslu.

"Peserta unjuk rasa diharapkan, tidak memaksakan kehendak kepada KPU dan Bawaslu. Sebab, baik KPU maupun Bawaslu harus bekerja sesuai UU serta Tupoksi-nya. Karena itu, menjadi sangat penting bagi penanggungjawab kegiatan untuk selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan yang bertugas," tegas Bamsoet.


"Saya juga berharap kepada penanggungjawab kegiatan, untuk mempertimbangkan kepentingan masyarakat pada umumnya. Waktu yang bertepatan dengan jadwal berkumpulnya massa di KPU dan Bawaslu, adalah hari-hari kerja dan sekolah. Pemusatan massa di dua lokasi itu diharapkan tidak menimbulkan gangguan teramat serius terhadap arus lalu lintas di kawasan itu," ujarnya.***

Sumber: INFOJAMBI

Ketua DPR: Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan 'Martir'

Ketua DPR: Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan 'Martir'

Ketua DPR: Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan 'Martir'

Ketua DPR: Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan 'Martir'

Ketua DPR: Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan 'Martir'

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya