0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jejak Madrasah di Yerusalem

Republika Online
Republika Online - Tue, 21 May 2019 23:23
Dilihat: 59
Jejak Madrasah di Yerusalem

JAKARTA -- Kota Yerusalem, yang sekarang menjadi sengketa Palestina-Israel, menjadi salah satu wilayah yang sarat lembaga pendidikan terkenal.Seorang sarjana abad pertengahan, Qadhi Mudjir ad-Din (wafat 1521 M), memberi penjelasan rinci.

Menurutnya, salah satu pusat pendidikan di sana terletak di dalam area Masjid al-Aqsa. Berdekatan dengan tempat jamaah perempuan, tersebutlah Madrasah Farisiya. Madra sah ini didirikan oleh Emir Faris ad-Din al-Baky. Pada masa itu juga, ada Madrasah Nahriya dan Nasiriya.

Tempat pendidikan yang terakhir disebut didirikan seorang sarjana Yerusalem, Syekh Nasr. Setelah itu, dikenal pula Ghazaliya, yang dibentuk sarjana yang terkenal dengan al-Ghazali. Di luar lingkup Masjid al- Aqsa terdapat Madrasah Qataniya, Fakriya, al-Bala diya, dan Tankeziya. Yang terakhir, kata Mudjir, ada lah sebuah madrasah besar, terletak di Jalan Khatt.

Hal ini juga perlu diperhatikan bahwa pendiri madrasah ini adalah Emir Tankiz Nasri, wakil pengu asa Suriah. Beliau bertanggung jawab membangun saluran air untuk pasokan air Yerusalem. Peran Muslimah Turki pun terlihat dalam pembangunan sejumlah madrasah di dalam dan sekitar Masjid al-Aqsa. Sebagai contoh, Madrasah Othmania dikepalai oleh seorang perempuan.

Dia dipercaya sang pemilik madrasah, yang merupakan salah satu keluarga terkaya di Yerusalem, Isfahan Shah Khatun. Di sisi lain, pada 1354 M, para pengajar Madrasah Kha tuniya dilantik oleh Oghl Khatun, putri Syams ad- Din bin Muhammad Sayf ad-Din dari Baghdad. Madrasah itu dibiayai oleh pengusaha lokal.

Sejarawan Timur Tengah Shalaby memberikan referensi yang sangat baik dari salah satu madrasah yang terkenal seperti al-Nuriyyah al-Kubra di Damaskus. Lembaga ini didirikan oleh Nuruddin, yang telah dijelaskan oleh Ibnu Jubair sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia. Shalaby sempat memberi kan gambaran perinci.

Madrasah ini, ujar dia, terletak di Khatt al-Khawwasin yang sekarang di sebut al-Khayyarin, sekitar setengah mil dari barat daya Masjid Umayyah. Madrasah memiliki penanda gerbang masuk berupa lengkungan dengan pintu luar dan luas lorong menuju ke lapangan dengan palang pintu luar yang dihiasi dengan hiasan seperti tablet.

Tempat yang dimaksud Shalaby dinamakan Iwan. Titik ini menjadi tempat paling penting di sekolah Islam. Ini setara dengan ruang kuliah modern, tempat di mana perkumpulan majelis pendidikan di adakan. Tidak jauh dari Iwan, terletak masjid yang menjadi simbol penguat lembaga pendidikan Muslim. Masjid ini juga terbuka untuk jamaah lain di luar madrasah.

Bukan hanya itu, madrasah tersebut mempunyai delapan ruangan untuk siswa. Pihak madrasah menyediakan penginapan bagi para penjaga sekolah. Fasilitas lainnya berupa jamban, dapur, ruang makan, toko makanan, dan toko umum. Sebagian besar bangunan madrasah masih berdiri kokoh sampai sekarang.


Berita Terkait
  • Madrasah Nizamiyyah Jadi Percontohan di Dunia Islam
  • Dari Madrasah, Tradisi Belajar Menjalar
  • Mengenal Sejarah Madraash
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Jejak Madrasah di Yerusalem

Jejak Madrasah di Yerusalem

Jejak Madrasah di Yerusalem

Jejak Madrasah di Yerusalem

Jejak Madrasah di Yerusalem

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri