0
Thumbs Up
Thumbs Down

GM Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel Diperiksa KPK

okezone
okezone - Tue, 23 Apr 2019 12:01
Dilihat: 52
GM Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel Diperiksa KPK

JAKARTA - General Manager (GM) Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Hernanto Wiryomijoyo, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel (Persero).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka WNU (Wisnu Kuncoro)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Secara bersamaan, penyidik lembaga antirasuah juga melakukan pemanggilan terhadap dua petinggi PT Krakatau Steel lainnya. Mereka adalah, Manager Maintenance CRM Haris Effendi dan Manager K3, Awang Yuda.

Sedianya, mereka juga bakal diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Wisnu Kuncoro. "Keduanya juga diperiksa sebagai saksi untuk tersangka WNU," ujar Febri.

Baca Juga: KPK Garap Direktur PT Krakatau Steel sebagai Tersangka

Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel. Keempatnya yakni, Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro; pihak swasta, Alexander Muskitta; Presdir PT Grand Kartech, Kenneth Sutradja; dan Bos Tjokro Group, Kurniawan Eddy Tjokro.

Alexander Muskitta disinyalir berperan menawarkan rekanan ke Wisnu Kuncoro untuk menggarap proyek Krakatau Steel. Alexander kemudian menyepakati adanya commitment fee sebesar 10 persen dari nilai kontrak yang disepakati oleh PT Grand Kartech dan Group Tjokro.

Alexander diduga mewakili Wisnu meminta uang Rp50 juta kepada Kenneth Sutardja dan Rp100 Juta kepada Kurniawan Eddy Tjoktro. Uang yang diterima Alexander yakni berupa cek senilai Rp50 Juta dari Eddy Tjokro dan 4.000 Dollar Amerika serta uang tunai Rp45 juta dari Kenneth. Alexander kemudian menyerahkan uang sejumlah Rp20 Juta ke Wisnu.

Atas perbuatannya, Wsinu dan Alexander disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


Sedangkan Kenneth dan Eddy Tjoro disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan deak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber: okezone

GM Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel Diperiksa KPK

GM Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel Diperiksa KPK

GM Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel Diperiksa KPK

GM Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel Diperiksa KPK

GM Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel Diperiksa KPK

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri