0
Thumbs Up
Thumbs Down

Belum ada Rekomendasi Dokter Spesialis Bedah, Menkes Tetap Hentikan Obat Kanker Usus Besar

okezone
okezone - Wed, 20 Mar 2019 17:01
Dilihat: 69
Belum ada Rekomendasi Dokter Spesialis Bedah, Menkes Tetap Hentikan Obat Kanker Usus Besar

AKHIRNYA Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila Faried Moeloek, SpM(K) tidak mengubah pemutusan pemberian obat Bevacizumab dan Cetuximab kepada pasien kanker usus JKN-KIS yang membutuhkan.

Setelah mempertimbangkan keputusan tersebut dengan Health Technology Assasment (HTA), Menkes Nila tetap memberlakukan Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/ Menkes/707/2018 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/659/2017 tentang Formularium Nasional, yang berlaku mulai tanggal 1 Maret 2019.

Menkes Nila mengatakan, sambil menunggu hasil laporan evidence base dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Digestive Indonesia (IKABDI), pasien JKN-KIS yang butuh obat Bevacizumab dan Cetuximab sementara tidak diberikan. Itu karena manfaatnya tidak berbanding lurus dengan cost effective.

Baca Juga: 6 Pedagang Makanan Punya Badan Seksi, Nomor 6 Bikin Melek

"Kami menunggu dari IKABDI. Sementara tunda dulu, kalau betul bisa ada direstriksi, kita bisa mengubahnya bagi pasien kolorektal metastasis dengan pemeriksaan laboratorium. Saya tidak tahu, mereka yang tahu ini bermanfaat atau tidak," ujar Menkes Nila saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Sama halnya dengan pencabutan keputusan pemberian obat tratuzumab pada pasien kanker payudara sebelumnya, tambah Menkes Nila, karena ada bukti bisa meningkatkan kualitas pasien kanker payudara, maka obatnya tetap diberikan.

"Contohnya tratuzumab tetap boleh diberikan pada pasien HER2 positif. Bagi yang tidak, jangan diberikan karena bahkan bisa memperpendek umur, artinya harus tepat," tuturnya.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini 4 Dampak Kebanyakan Minum Air Putih

Berdasarkan aturan baru, Cetuximab hanya diberikan kepada pasien kanker kepala dan leher, jenis squamous dan kanker nasofaring. Namun, untuk pasien kanker usus JKN-KIS, tidak usah khawatir dalam menjalani pengobatan. Karenanya, Anda bakal dapat pengganti obat yang sama manfaatnya.

Obat pengganti tersebut antara lain irinotekan, kapesitabin, dan oksaliplatin. Obat tersebut berupa injeksi yang diberikan kepada pasien sesuai dosisnya. Untuk pasien yang menjalani radiasi dan kemoterapi, juga masih ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Sumber: okezone

Belum ada Rekomendasi Dokter Spesialis Bedah, Menkes Tetap Hentikan Obat Kanker Usus Besar

Belum ada Rekomendasi Dokter Spesialis Bedah, Menkes Tetap Hentikan Obat Kanker Usus Besar

Belum ada Rekomendasi Dokter Spesialis Bedah, Menkes Tetap Hentikan Obat Kanker Usus Besar

Belum ada Rekomendasi Dokter Spesialis Bedah, Menkes Tetap Hentikan Obat Kanker Usus Besar

Belum ada Rekomendasi Dokter Spesialis Bedah, Menkes Tetap Hentikan Obat Kanker Usus Besar

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri