0
Thumbs Up
Thumbs Down

1.600 Konten Radikalisme Ditutup Hingga April 2019

Republika Online
Republika Online - Sat, 11 May 2019 01:48
Dilihat: 35
1.600 Konten Radikalisme Ditutup Hingga April 2019

JAKARTA -- Sekitar 1.600 konten berkaitan paham radikalisme dan terorisme di media sosial ditutup selama Januari sampai April 2019. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan platform yang diajak patroli siber menjaring konten-konten radikal, seperti pembuatan bahan peledak, di antaranya Youtube dan Twitter.

"Informasi yang saya dapat, 1.600 lebih sudah ditutup. Kami dari Direktorat Siber, Kemkominfo, dan BSSN terus kerja sama dengan platform," tuturnya di Jakarta, Jumat (11/5).

Untuk diketahui, terduga teroris EY yang merupakan pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi belajar membuat serta memodifikasi bom dari media sosial. Media sosial yang digunakan untuk mendalami cara membuat bom oleh EY antara lain Twitter dan video dari Youtube.

Dari belajar sendiri itu, kelompok EY sudah merakit dua bom serta mengumpulkan bahan baku cukup banyak untuk merakit bom. Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan selama Januari sampai Februari 2019 telah dilakukan pemblokiran sebanyak 1.031 konten. Konten tersebut terdiri atas 963 konten Facebook dan Instagram serta 68 konten di Twitter.

Konten di Facebook dan Instagram merupakan yang paling banyak ditutup terkait radikalisme dan terorisme. Bahkan, selama 2018 dari 10.499 konten yang ditutup sebanyak 7.160 konten berasal dari Facebook dan Instagram. Sebanyak 1.316 konten di Twitter, 677 konten di Google/Youtube, 502 konten di Telegram, 502 konten di file sharing, dan 292 konten di situs web.

Berita Terkait
  • Perubahan Iklim Dinilai Lebih Mengancam Ketimbang Terorisme
  • Ramadhan Momentum Membangun Rekonsiliasi dan Persaudaraan
  • Kemenag Paparkan Konsep Toleransi kepada Para Mantan Teroris
Berita Lainnya
  • Suarez: Liverpool Berbahaya Meski Tanpa Salah dan Firmino
  • Lavrov dan Pompeo Bahas Krisis Venezuela

1.600 Konten Radikalisme Ditutup Hingga April 2019

1.600 Konten Radikalisme Ditutup Hingga April 2019

1.600 Konten Radikalisme Ditutup Hingga April 2019

1.600 Konten Radikalisme Ditutup Hingga April 2019

1.600 Konten Radikalisme Ditutup Hingga April 2019

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri