0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pembentukan TPF Pemilu Bisa Hancurkan Lembaga Pemilu

Republika Online
Republika Online - Wed, 15 May 2019 21:49
Viewed: 31
Pembentukan TPF Pemilu Bisa Hancurkan Lembaga Pemilu

JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Kaka Suminta, tidak sepakat dengan wacana pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) Pemilu. Ia mengatakan, pembentukan tim tersebut bisa membuat hancur bangunan pelembagaan pemilu yang sudah dibangun.

"Kebutuhannya tidak ada untuk itu. Jadi tidak perlu. Masih banyak koridor yang ada. Dan lebih baik kita gunakakan koridor itu," kata Kaka saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Rabu (15/5).

Ia melihat, ide pembentukan TPF dilatarbelakangi oleh terminologi hak asasi manusia (HAM). Menurutnya, terminologi HAM dan pemilu berbeda. Sehingga, tidak relevan jika hal tersebut diterapkan di pemilu.

"Justru yang harus dilakukan adalah bagaimana mendorong lembaga penyelenggara dan peradilan pemilu, termasuk DKPP untuk bekerja maksimal," terangnya.

Kaka menjelaskan, hal tersebutlah yang seharusnya dilakukan, bukan justru membentuk suatu tim yang berada di luar sistem. Jika pembentukannya tidak proporsional, kata dia, justru akan bisa membuat hancur bangunan pelembagaan pemilu yang sudah ada.

"Setiap pembentukan tim atau apapun perlu dicermati kebutuhannya dan akan seperti apa ke depannya. Setelah pemilu seperti 2014 semua akan kembali dan sampai saat ini lebih banyak soal teknis pemilu dibanding soal poltisnya," jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, juga menilai TPF Pemilu tidak perlu dibentuk. Menurutnya, pemerintah sudah membentuk tim untuk mendata penyebab kematian petugas pemilu.

"Menurut saya nggak perlu, ngapain? Sudah ada kok," ujar Tjahjo di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk, Mangga Besar, Jakarta Barat, Rabu (15/5).

Menurut Tjahjo, tim untuk mencari tahu penyebab kematian para petugas pemilu sudah dibentuk oleh Departemen Kesehatan (Depkes). Dalam tim tersebut, Depkes turut melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Selain itu, kata dia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga sudah membuat tim serupa. "Depkes sudah ada tim dengan IDI dengan KPU juga sudah membuat tim, menjelaskan dengan detail bahwa faktor meninggalnya karena apa," kata Tjahjo.


Berita Terkait
  • AHY: Ada Kegelisahan di Masyarakat Usai Pemilu
  • KPU Tetapkan Prabowo-Sandi Unggul 1,5 Juta Suara di Banten
  • Fraksi Golkar Tolak Pembentukan Pansus Pemilu
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Pembentukan TPF Pemilu Bisa Hancurkan Lembaga Pemilu

Pembentukan TPF Pemilu Bisa Hancurkan Lembaga Pemilu

Pembentukan TPF Pemilu Bisa Hancurkan Lembaga Pemilu

Pembentukan TPF Pemilu Bisa Hancurkan Lembaga Pemilu

Pembentukan TPF Pemilu Bisa Hancurkan Lembaga Pemilu

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri