0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mandi di Sungai, Petani Tewas Tenggelam

Nusabali
Nusabali - Mon, 20 May 2019 11:22
Viewed: 32
Mandi di Sungai, Petani Tewas Tenggelam
TABANAN,
Saat hendak mandi di Sungai Yeh Sibuh, Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, dia tenggelam hingga tewas pada Sabtu (18/5) sore.

Informasi yang dihimpun peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Bermula dari Dewa Made Giri Adnyana mengajak rekannya I Nyoman Urip Naya, 35, mandi di Sungai Yeh Sibuh yang memiliki kedalaman 2 meter. Korban putuskan mandi dengan Made Urip usai memetik kopi di kebunnya Made Urip.

Di lokasi kejadian Sungai Yeh Sibuh, korban Giri Adnyana sempat berenang. Saat berenang korban kemungkinan kelelahan. Korban sempat meminta tolong kepada Made Urip, namun apa daya Made Urip berusaha menolong korban namun terlambat sehingga korban langsung tenggelam.

Dalam keadaan panik, Made Urip berusaha mencari pertolongan warga. Dilihat lah I Dewa Putu Juni Artawan, 21. Melihat kejadian itu Juni Artawan menghubungi sejumlah warga Banjar Yeh Sibuh, Desa Belatungan untuk datang membantu evakuasi korban. Saat ditemukan korban sudah tak bernyawa dan selanjutnya dibawa ke rumah duka Banjar Delod Ceking, Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan.

Dari keterangan petugas medis Puskesmas Pupuan I setelah dilakukan pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal karena kehabisan nafas dan tenggelam.

Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Made Budiarta ketika dikonfirmasi menyatakan, korban yang seorang petani ini meninggal karena tenggelam. "Dia (korban) tenggelam saat mandi di Sungai Yeh Sibuh dengan kedalaman 2 meter," ungkapnya.

Kata dia keluarga sudah menerima kematian korban sebagai musibah. Dan sesuai rencana korban Giri Adnyana dikubur di Setra Banjar Dinas Delod Ceking, Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan pada Redite Wage Landep, Minggu (19/5).

Dihubungi terpisah, Perbekel Belatungan I Dewa Nyoman Widisucipta mengatakan bahwa dia masih memindon (ada hubungan keluarga) dengan korban. Korban Giri Adnyana ini memang murni tenggelam. Usai maburuh petik kopi dia memutuskan mandi di sungai.

Namun saat hendak mandi di tempat biasanya, ternyata di lokais tersebut banyak perempuan. Karena malu, korban memutuskan mandi ke arah selatan. "Padahal sungainya tidak dalam sekali, mungkin karena di bawahnya ada pasir, saat mau ke atas permukaan itu dia tidak bisa sehingga tenggelam. Dan dia juga tak bisa berenang ditambah dengan kelelahan saat kerja," jelasnya.

Dengan kondisi itu korban yang kesehariannya memiliki sikap pendiam ini sudah dikubur oleh keluarga. Keluarga merasa kehilangan karena meskipun korban pendiam dia rajin masuka duka di banjar maupun desa. "Semua keluarga masih merasa kehilangan, korban ini rajin," kata Dewa Widisucipta sembari menyebutkan korban memiliki satu anak perempuan. *des
Source: Nusabali

Mandi di Sungai, Petani Tewas Tenggelam

Mandi di Sungai, Petani Tewas Tenggelam

Mandi di Sungai, Petani Tewas Tenggelam

Mandi di Sungai, Petani Tewas Tenggelam

Mandi di Sungai, Petani Tewas Tenggelam

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri