0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dua Menteri Jokowi Gagal ke Senayan

wartaekonomi
wartaekonomi - Sun, 12 May 2019 05:20
Viewed: 29
Jakarta

Hasil Pleno KPUD Kota Bekasi dan Kota Depok, sebanyak dua menteri Joko Widodo (Jokowi) tumbang di Daerah Pemilihan (Dapil) 'neraka' Jawa Barat VI. Kedua menteri yang gagal melenggang ke Senayan yakni, Lukman Hakim Saifuddin yang juga Menteri Agama (PPP) dan Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan (PKB).

Menurut pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, mengatakan banyaknya pesohor yang melaju ke Senayan harus menjadi warning bagi siapa pun yang ingin nyaleg. Yakni, harus lebih gencar lagi turun ke masyarakat.

"Kalau Pak Hanif dan Pak Lukman gagal, tidak terlalu mengejutkan. Namanya perjuangan, bisa kalah dan bisa menang. Tetapi ini menjadi refleksi dan evaluasi bagi siapapun caleg nanti," ujarnya di Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

Baca Juga: Rekapitulasi Nasional, Jokowi Menang di Gorontalo

Bila caleg siapa pun mereka baik pesohor atau bukan, kalau tidak turun ke masyarakat makan berisiko untuk tidak dipilih. Popularitas seorang caleg tidak menjamin elektabilitas para petahana di atas angin.

"Karena itu, ke depan, siapa pun yang jadi caleg, dia harus turun sejak awal agar dikenal masyarakat sehingga masyarakat merasakan jabatan yang mereka emban," imbuhnya.

"Selama caleg tidak turun, masyarakat tidak mengenal mereka walaupun incumbent," sambungnya.

Baca Juga: Sah! Bukan Cuma Jatim, Jokowi-Ma'ruf Juga Unggul di Kalteng

Ia menjelaskan, kegagalan Hanif dan Lukman karena mereka menggunakan cara lama dalam berkampanye. Mereka mengganggap Pileg 2019 sama dengan 2014, dan baru turun kampanye di ujung pemilu.

"Caleg yang kampanyenya di ujung atau menjelang pemilu, mereka ini tidak siap menghadapi pileg. Biasanya incumbent atau caleg baru yang lolos ke Senayan itu adalah mereka turun 3 tahun sebelumnya," katanya.

Turun ke masyarakat dan melakukan pendekatan emosional merupakan hal penting untuk dilakukan. Mengingat sistem pemilu yang tertutup, membuat pileg tenggelam dalam pemberitaan dibandingkan pilpres. Hal tersebut berdampak masyarakat tak banyak mengenal caleg yang akhirnya mereka tak memiliki refrensi untuk memilih.

"Bisa jadi, caleg incumbent yang gagal ini tidak turun ke dapil sehingga masyarakat pun tidak pernah merasakan apa programnya," tutupnya.

Penulis/Editor: Irfan Mualim


Foto: Wahyu Putro A

Source: wartaekonomi

Dua Menteri Jokowi Gagal ke Senayan

Dua Menteri Jokowi Gagal ke Senayan

Dua Menteri Jokowi Gagal ke Senayan

Dua Menteri Jokowi Gagal ke Senayan

Dua Menteri Jokowi Gagal ke Senayan

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri