0
Thumbs Up
Thumbs Down

Zumi Zola Akui Dipalak Angggota Dewan Demi RAPBD Bisa Diketok Palu

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 15 Jan 2020 00:00
Dilihat: 21
Jakarta

Mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola dalam persidangan kasus tindak pidana korupsi mengakui anggota dewan saat itu meminta uang Rp200 juta kepada dia melalui Apif Firmansyah untuk uang ketok palu pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2017.

Hal itu disampaikan Zumi Zola dalam kesaksian di Pengadilan Tindak pidana korupsi (Tipikor) Jambi, Selasa, di hadapan majelis hakim diketuai Yadri Roni dengan agenda sebagai saksi untuk sidang terdakwa Efendi Hatta, Zainal Abidin, dan Muhamadiyah anggota dewan periode 2014-2019.

"Waktu itu Apif menghadap saya dan dia bilang anggota dewan minta uang Rp200 juta, saya bingung cari duit ke mana," kata Zumi Zola, di persidangan tersebut.

Baca Juga: Zumi Zola Dihadirkan Kasus Korupsi RAPBD

Namun oleh Apif dikatakan bahwa saat itu Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, Dody Irawan, sedang mencari dana tersebut dan dikatakannya saat itu Dody menyebutkan dana dari para kontraktor.

"Kata Pak Dody dananya dari Kontraktor," sebut Zumi Zola yang juga menyebutkan bahwa dirinya juga sempat ditemui di rumah dinas terkait adanya anggota dewan yang belum mendapat jatah ketok palu APBD Jambi 2017.

Untuk memastikan aliran dana yang terkumpul melalui para kontraktor tersebut, Jaksa KPK juga menghadirkan saksi lainnya yakni pada kontraktor untuk dimintai keterangannya di persidangan tersebut.

Jaksa KPK menghadirkan sejumlah saksi dia antaranya Zumi Zola bersama saksi lainnya yang merupakan para kontraktor di Jambi yang menyiapkan atau membantu dana uang suap ketok palu pengesahaan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018.

Dalam persidangan terungkap untuk memenuhi uang ketok palu tersebut, Apif Firmansyah sejak Januari hingga Maret 2017 meminta Kadis PUPR Jambi, Dody Irawan dan Muhammad Imanuddin alias Iim menerima uang dari para rekanan seluruhnya berjumlah Rp9,1 miliar, yakni masing-masing dari Joe Fandy alias Asiang sejumlah Rp1,5 miliar, saksi Hardono alias Aliang Rp1 miliar, Kendry Arion alias Akeng, Rudi Lidra, Ismalin alias Mael masing-masing sebesar Rp500 juta.

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat


Foto: Akbar Nugroho Gumay

Sumber: wartaekonomi

Zumi Zola Akui Dipalak Angggota Dewan Demi RAPBD Bisa Diketok Palu

Zumi Zola Akui Dipalak Angggota Dewan Demi RAPBD Bisa Diketok Palu

Zumi Zola Akui Dipalak Angggota Dewan Demi RAPBD Bisa Diketok Palu

Zumi Zola Akui Dipalak Angggota Dewan Demi RAPBD Bisa Diketok Palu

Zumi Zola Akui Dipalak Angggota Dewan Demi RAPBD Bisa Diketok Palu

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya