0
Thumbs Up
Thumbs Down

Yusril Sarankan Jokowi Terbitkan Perpres Perubahan Terkait Investasi Miras

okezone
okezone - Tue, 02 Mar 2021 22:42
Dilihat: 39
Yusril Sarankan Jokowi Terbitkan Perpres Perubahan Terkait Investasi Miras

JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus menerbitkan peraturan presiden (perpres) baru setelah mencabut lampiran yang mengatur investasi minuman keras (miras). Perpres ini khusus untuk menghilangkan ketentuan dalam lampiran terkait miras. Untuk itu, Jokowi harus segera menerbitkan perpres baru.

"Ketentuan-ketentuan lain yang diberi kemudahan investasi dalam Perpres Nomor 10 Tahun 2021 nampaknya tidak mengandung masalah krusial dan serius. Sebab itu, tidak ada urgensinya untuk segera direvisi," kata Yusril dalam keterangan tertulisnya yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga: Yusril Debat JK soal Demokrasi di Indonesia, Ada Apa?

Setelah pernyataan pencabutan hari ini, Presiden tentu harus menerbitkan Perpres baru yang berisi perubahan atas Perpres Nomor 10 Tahun 2021 ini, khusus menghilangkan ketentuan dalam lampiran terkait dengan miras. Dengan perubahan itu, maka persoalan pengaturan investasi miras ini resmi telah dihapus dari norma hukum positif yang berlaku di Indonesia.

Yusril mengepresiasi sekali ini Presiden Jokowi cepat tanggap atas segala kritik, saran dan masukan. Presiden Jokowi biasanya memang tanggap terhadap hal-hal yang sensitif, sepanjang masukan itu disampaikan langsung kepada beliau dengan dilandasi itikad baik.

"Syukurlah cepat dicabut dan dihilangkan oleh Pak Jokowi," ungkapnya.

Yusril menilai dalam Perpres yang dimaksudkan untuk memberikan kemudahan investasi ini, pemerintah seperti "keseleo lidah" dengan memberikan kemudahan investasi pabrik pembuatan miras, baik PMDN maupun PMA. Asing boleh membuka pabrik dengan modal 100 persen PMA. Begitu juga PMDN.

Sebelum Perpres ini, investasi di bidang miras ini dinyatakan tertutup. Dengan Perpres ini dinyatakan terbuka untuk investasi. Daerah yang dibuka untuk investasi ada di tiga provinsi, Bali, Sulawesi Utara dan Papua. Daerah lain boleh juga, asal diajukan oleh Gubernur kepada Kepala BKPM.

"Ini berarti peluang untuk membuka pabrik miras bisa berdiri di mana saja asal diusulkan melalui Gubernur ke Pemetintah Pusat. Keruan saja, pengaturan dalam lampiran Perpres ini mendapat penolakan dari daerah-daerah yang pengaruh Islamnya sangat kuat," ungkapnya.

Baca Juga: KPU Diskualifikasi Pemenang Pilwalkot Bandar Lampung, Ini Penyebabnya

Lebih jauh daripada itu, lampiran Perpres ini juga membuka investasi untuk penjualan miras. Dalam Lampiran 3 angka 44 dan 45 diatur mengenai dibukanya investasi Perdagangan Eceran Minuman Keras atau Beralkohol dan 'Perdagangan Eceran Kaki Lima Minuman Keras atau Beralkohol'. Persyaratannya hanya mengatakan 'Jaringan distribusi dan tempatnya khusus'.

"Saya menganggap pengaturan ini keterlaluan. Masa pemerintah mempermudah investasi perdagangan eceran kaki lima minuman keras baik bagi PMA maupun PMDN. Untuk apa ada Penanaman Modal Asing untuk jualan miras di kaki lima? Padahal, perdangan miras seperti ini justru berbahaya bagi kehidupan masyarakat dan semestinya dilarang," imbunya.


Untuk itu, penjualan miras di kaki lima seperti ini harusnya dinyatakan tertutup dan diatur dengan Perpres tersendiri, bukan dalam Perpres tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Sumber: okezone

Yusril Sarankan Jokowi Terbitkan Perpres Perubahan Terkait Investasi Miras

Yusril Sarankan Jokowi Terbitkan Perpres Perubahan Terkait Investasi Miras

Yusril Sarankan Jokowi Terbitkan Perpres Perubahan Terkait Investasi Miras

Yusril Sarankan Jokowi Terbitkan Perpres Perubahan Terkait Investasi Miras

Yusril Sarankan Jokowi Terbitkan Perpres Perubahan Terkait Investasi Miras

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya