0
Thumbs Up
Thumbs Down

Yurianto: Konfirmasi Positif Covid-19 Bukan dari Rapid Test

Republika Online
Republika Online - Mon, 06 Apr 2020 23:07
Dilihat: 22
Yurianto: Konfirmasi Positif Covid-19 Bukan dari Rapid Test

JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, konfirmasi kasus positif COVID-19 adalah yang berbasis tes polymerase chain reaction (PCR) bukan tes cepat (rapid test).

"Konfirmasi positif Covid-19 dari pemeriksaan menggunakan metode PCR, bukan pemeriksaan rapid test," ucap Yuri dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB di Jakarta, Senin (6/4).

Ia menambahkan bahwa gambaran yang riil mengenai Covid-19 adalah dari data yang dicatat pemerintah pada hari ini. "Data tersebut menunjukkan masih terjadinya penularan di luar. Masih ada kasus positif tanpa gejala yang berada di tengah-tengah masyarakat," kata Yuri.

Oleh karena itu, pemerintah harus kembali lagi menempatkan masyarakat sebagai ujung tombak suksesnya pencegahan Covid-19. Pemerintah, kata Yuri, mengingatkan masyarakat agar tetap melakukan langkah-langkah penting yang mendasar yaitu menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

"Ini adalah hal-hal yang penting dan mendasar. Ingatkan semuanya, saling mengingatkan, ini menjadi kunci keberhasilan kita. Oleh karena itu mari kita tetap berkomitmen melaksanakan tugas-tugas kita," jelasnya.

Yuri mengingatkan jika sampai saat ini masih ada masyarakat yang rentan tertular karena tidak menggunakan masker dan tidak mencuci tangan. Oleh karena itu, pemerintah mengajak masyarakat agar patuh dan disiplin melaksanakan tugas-tugas pencegahan.

"Mari patuhi dan disiplin mencuci tangan pakai sabun dan air yang mengalir, patuhi dan disiplin memakai masker, patuhi dan disiplin menjaga jarak. Patuhi dan disiplin untuk tetap tinggal di rumah. Patuhi untuk tidak bepergian, termasuk pulang kampung. Apabila kita disiplin, kita kerjakan bersama-sama dengan saling mengingatkan, maka kita yakin penularan (COVID-19) ini akan bisa kita hentikan," ujarnya.

Sementara itu, perkembangan kasus positif COVID-19 yang diterima pemerintah hingga 6 April 2020 pukul 12.00 WIB, telah terjadi penambahan kasus baru sebanyak 218 kasus, sehingga total kasus positif menjadi 2.491 kasus.

Kemudian ada penambahan kesembuhan pasien COVID-19 sebanyak 28 orang sehingga total kesembuhan menjadi 192 orang. Kemudian, ada penambahan kasus yang meninggal sebanyak 11 orang sehingga total menjadi 209 orang.


Berita Terkait
  • Legislator Minta TNI Dilibatkan dalam Pencegahan Covid-19
  • Erick Siapkan Pesawat Angkut Kebutuhan Penanganan Covid-19
  • Polri: Penegakan Hukum Tetap Kedepankan Physical Distancing
Berita Lainnya
  • Tujuh WNI Sembuh Covid-19 di Singapura
  • Hukum Menggunakan Hand Sanitizer Beralkohol

Yurianto: Konfirmasi Positif Covid-19 Bukan dari Rapid Test

Yurianto: Konfirmasi Positif Covid-19 Bukan dari Rapid Test

Yurianto: Konfirmasi Positif Covid-19 Bukan dari Rapid Test

Yurianto: Konfirmasi Positif Covid-19 Bukan dari Rapid Test

Yurianto: Konfirmasi Positif Covid-19 Bukan dari Rapid Test

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya