0
Thumbs Up
Thumbs Down

Yogyakarta Hapus Denda PBB Bulan Depan

Republika Online
Republika Online - Fri, 19 Jul 2019 18:02
Dilihat: 31
Yogyakarta Hapus Denda PBB Bulan Depan

YOGYAKARTA -- Pemkot Yogyakarta memberikan kabar gembira bagi yang menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pasalnya, pada pembayaran Agustus besok Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Yogyakarta menghapus denda PBB dari 1994-2018.

Sekda Kota Yogyakarta, Titik Sulastri mengatakan, itu telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Yogyakarta No 83 Tahun 2011 tentang Juknis Perda No 2 Tahun 2011 tentang PBB Perdesaan dan Perkotaan.

"Kebijakan ini didasari Peraturan Wali Kota dan hanya berlaku pada Agustus saja untuk tahun ini," kata Titik di tengah-tengah Rakor Optimalisasi Penerimaan PBB-P2 di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (18/7).

Ia berharap, kebijakan penghapusan tunggakan denda PBB ini disambut baik masyarakat. Sehingga, lanjut Titik, bisa dimanfaatkan secara maksimal mengingat waktu berlakunya yang hanya satu bulan.

Titik meminta, seluruh pemangku di wilayah-wilayah untuk segera menyosialisasikan kebijakan tersebut. Sekaligus, meminta warganya untuk segera membayar kewajiban pajak pada Agustus mendatang.

Dengan kebijakan ini, ia menekankan, masyarakat tidak perlu lagi memikirkan besarnya tunggakan denda. Sehingga, ke depan diharapkan pajak dibayarkan tepat waktu dan tidak harus menunggu jatuh tempo.

Terkait tata cara pembayaran, Kepala BPKAD Kota Yogyakarta, Wasesa menjelaskan, wajib pajak bisa mendatangi bank-bank yang ditunjuk untuk membayar PBB.

Tapi, hanya pajak pokok, tidak tidak perlu membayar denda yang ada. Ia mengingatkan kembali, bebas denda ini berlaku untuk PBB 1994-2018 dan hanya berlaku satu bulan yang nantinya akan ada Perwali.

Adapun bank-bank yang telah ditunjuk sebagai mitra kerja Pemkot Yogyakarta mulai dari BPD DIY, BRI, BNI dan Pos Indonesia. Caranya mudah karena wajib pajak hanya menunjukkan nomor obyek pajak (NOP). "Kemudian, akan keluar rincian PBB di bank-bank yang bersangkutan, denda otomatis akan hilang karena yang dibayar pokoknya saja," ujar Wasesa.

Saat ini, Kota Yogyakarta sendiri memiliki 282.976 wajib pajak dengan nilai denda sejak 2011 mencapai Rp 27 miliar. Selain itu, ada tunggakan pokok PBB sebanyak Rp 75 miliar.


Berita Terkait
  • Perguruan Tinggi Penting Miliki Chief Information Officer
  • Pameran Islam Masa Depan Digelar di Yogyakarta
  • Mokelis, Modul Pembelajaran Keselamatan Listrik Anak
Berita Lainnya
  • Arsenal Sedikit Lagi Dapatkan Striker Brasil Everton Soares
  • Wisatawan Masih Gemar Panjat Batu Uluru Australia

Yogyakarta Hapus Denda PBB Bulan Depan

Yogyakarta Hapus Denda PBB Bulan Depan

Yogyakarta Hapus Denda PBB Bulan Depan

Yogyakarta Hapus Denda PBB Bulan Depan

Yogyakarta Hapus Denda PBB Bulan Depan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya