0
Thumbs Up
Thumbs Down

WHO Setop Pengujian Hidroksiklorokuin, Obat yang Diminum Trump untuk Tangkal Virus Corona

okezone
okezone - Tue, 26 May 2020 08:52
Dilihat: 36
WHO Setop Pengujian Hidroksiklorokuin, Obat yang Diminum Trump untuk Tangkal Virus Corona

JENEWA - Pengujian obat malaria hidroksiklorokuin sebagai pengobatan Covid-19 telah dihentikan karena kekhawatiran akan aspek keselamatan, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Percobaan di beberapa negara "sementara" ditangguhkan sebagai tindakan pencegahan, kata WHO, Senin (25/05).

Penghentian itu terjadi setelah studi medis baru-baru ini mengatakan obat itu dapat meningkatkan risiko pasien meninggal akibat Covid-19.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia meminum obat itu untuk menangkal virus.

Presiden AS telah berulang kali mempromosikan obat anti-malaria itu, tindakan yang tak sejalan dengan saran tenaga medis dan peringatan dari pejabat di bidang kesehatan yang mengatakan bahwa obat itu bisa menyebabkan masalah jantung.

Pekan lalu, kajian yang dimuat jurnal ilmiah, Lancet, menyebutkan penanganan para pasien Covid-19 dengan obat antimalaria hidroksiklorokuin sama sekali tidak ada manfaatnya.

WHO, yang menjalankan uji klinis berbagai obat untuk menilai mana yang mungkin bermanfaat dalam mengobati Covid-19, sebelumnya mengatakan prihatin atas laporan bahwa sejumlah orang berusaha mengobati diri sendiri dan mengalami komplikasi serius.

Pada Senin (25/05), para pejabat di badan kesehatan PBB mengatakan hidroksiklorokuin akan dihapus dari uji coba tersebut sambil menunggu penilaian terhadap aspek keamanan.

Kemungkinan meninggal dan alami komplikasi detak jantung

Hidroksiklorokuin aman bagi pasien malaria, serta pasien lupus atau arthritis, namun tidak ada uji klinis yang merekomendasikan hidroksiklorokuin bagi pasien yang terjangkit virus corona.

Kajian terbaru melibatkan 96.000 pasien Covid-19. Dari jumlah itu, hampir 15.000 di antara mereka diberikan hidroksiklorokuin, baik sebagai obat tunggal maupun dengan didampingi antibiotik.

Hasil kajian menyebutkan: pasien-pasien yang besar kemungkinan meninggal di rumah sakit dan mengalami komplikasi detak jantung adalah mereka yang mengonsumsi hidroksiklorokuin.

Tingkat kematian antara kelompok pasien Covid-19 sebagai berikut: hidroksiklorokuin 18%; klorokuin 16,4%, pasien-pasien yang tidak mengonsumsi hidroksiklorokuin dan klorokuin 9%.


Adapun pasien yang diberikan hidroksiklorokuin atau klorokuin yang digabungkan dengan antibiotik, tingkat kematian mereka bahkan lebih tinggi.

Sumber: okezone

WHO Setop Pengujian Hidroksiklorokuin, Obat yang Diminum Trump untuk Tangkal Virus Corona

WHO Setop Pengujian Hidroksiklorokuin, Obat yang Diminum Trump untuk Tangkal Virus Corona

WHO Setop Pengujian Hidroksiklorokuin, Obat yang Diminum Trump untuk Tangkal Virus Corona

WHO Setop Pengujian Hidroksiklorokuin, Obat yang Diminum Trump untuk Tangkal Virus Corona

WHO Setop Pengujian Hidroksiklorokuin, Obat yang Diminum Trump untuk Tangkal Virus Corona

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya