0
Thumbs Up
Thumbs Down

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Covid-19

wartaekonomi
wartaekonomi - Sun, 24 May 2020 21:50
Dilihat: 37
Jakarta

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa Amerika Selatan telah menjadi pusat pandemi baru Covid-19 dengan Brasil menjadi negara yang paling terpukul.

"Dalam arti tertentu, Amerika Selatan telah menjadi episentrum baru untuk penyakit ini," kata Mike Ryan, pakar darurat darurat WHO, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (24/5/2020).

Baca Juga: Kasus Covid-19 Global Capai Angka 5 Juta, WHO Catat Penambahan Kasus Tertinggi Selama Pandemi

Ia mengatakan, Brasil adalah negara yang paling terdampak. Pihak berwenang di sana telah menyetujui penggunaan secara luas obat anti-malaria hydroxychloroquine untuk pengobatan Covid-19. Dia menegaskan bahwa bukti klinis tidak mendukung penggunaan obat itu secara luas terhadap penyakit ini, mengingat risikonya.

Sementara itu, terjadi peningkatan kasus di beberapa negara Afrika yang sejauh ini memiliki angka kematian relatif rendah. Ryan mengatakan, sembilan negara Afrika mengalami kenaikan kasus hingga 50% dalam sepekan terakhir, sedangkan yang lain mengalami penurunan atau tingkat stabil.

"Tingkat kematian yang rendah mungkin karena separuh populasi benua adalah 18 atau lebih muda," katanya sambil mengatakan dia tetap khawatir penyakit ini akan menyebar di benua dengan kesenjangan yang signifikan dalam layanan perawatan intensif, oksigen medis, dan ventilasi itu.

WHO sendiri dalam sebuah pernyataan mengatakan pandemi Covid-19 hari ini mencapai tonggak sejarah di Afrika, dengan lebih dari 100.000 kasus dikonfirmasi.

"Virus itu sekarang telah menyebar ke setiap negara di benua itu sejak kasus pertama dikonfirmasi di wilayah itu 14 minggu lalu," kata WHO yang mencatat ada 3.100 kematian yang dikonfirmasi di benua yang luas itu.

WHO menyatakan bahwa sekitar setengah dari negara-negara Afrika mengalami penularan virus oleh komunitas.

Sementara, Direktur Regional WHO untuk Afrika Matshidiso Moeti, yang berasal dari Botswana, mengatakan, "Untuk saat ini, Covid-19 telah membuat pendaratan yang lembut di Afrika dan benua itu telah terhindar dari tingginya jumlah kematian yang telah menghancurkan wilayah lain di dunia."

"Kita tidak boleh terlena dengan rasa puas diri karena sistem kesehatan kita rapuh dan kurang mampu mengatasi peningkatan kasus yang tiba-tiba," imbuhnya.

Penulis: Redaksi

Editor: Puri Mei Setyaningrum


Foto: Reuters/Stephen Lam

Sumber: wartaekonomi

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Covid-19

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Covid-19

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Covid-19

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Covid-19

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya