0
Thumbs Up
Thumbs Down

Waspadai Gelombang Tinggi Samudra Hindia

Republika Online
Republika Online - Sat, 30 May 2020 04:45
Dilihat: 40
Waspadai Gelombang Tinggi Samudra Hindia

JAKARTA--Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) meminta masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem dan gelombang tinggi serta rob di perairan Pantai Samudra Hindia pada akhir Mei 2020.

"Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi tersebut kemungkinan bisa terjadi lagi di pesisir pulau-pulau Indonesia yang berbatasan dengan Samudra Hindia," kata Kepala Pushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro, di Mako Pushidrosal, Jakarta Utara, Jumat (29/5).

Namun demikian, lanjut dia, masyarakat diminta tetap tenang dan selalu waspada terhadap kemungkinan dampak yang timbul. Terutama, kepada masyarakat yang beraktivitas di sepanjang pantai, karena ini merupakan fenomena alam.

Menurut Harjo, gelombang tinggi yang menghantam pantai selatan Bali dan Lombok, dan puncaknya pada Kamis (28/5) merupakan fenomena alam yang sumbernya dari dua kejadian berbeda yang secara sekuen terjadi dalam waktu bersamaan. Dia menjelaskan, kejadian angin kencang akibat Topan Amphan di Samudra Hindia timur laut yang menimbulkan gelombang tinggi dan tinggi muka air laut di Bali dan Ampenan yang pada saat itu masuk ke periode Spring Tide. Dimana tunggang air besar Benoa tercatat 1,5 meter dan Lembar 1,2 meter.

"Pada saat kejadian gelombang tinggi (28 Mei 2020), bertepatan dengan awal bulan atau kira-kira tanggal 1-5 kalender Hijriah. Kondisi muka laut pada periode ini dikenali dengan beda muka laut yang tinggi yang dikenal dengan Spring Tide. Tercatat beda muka laut pasang dan surut saat kejadian adalah 1,5 m di Benoa dan 1,2 m di Lembar," ujar Harjo.

Penggunaan tide gauge dengan kebutuhan pengolahan data pasang surut per jam, tidak selalu dapat merekam kejadian gelombang tinggi dengan durasi periode antara 3 sampai dengan 9 detik. Alat perekam yang cocok untuk gelombang adalah wave recorder.

Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional yang berkewajiban menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi untuk menjamin keselamatan pelayaran, senantiasa menggelar survei hidro-oseanografi di seluruh perairan Indonesia. "Pushidrosal juga melaksanakan perekaman data gelombang, namun demikian hanya pada saat pelaksanaan survei hidro-oseanografi berlangsung, tidak seperti pasang surut yang diamati dalam periode panjang," tutur Kapushidrosal.


Berita Terkait
  • Gelombang Tinggi Sebabkan Banjir Rob di Pantai Payangan
  • BMKG: Cuaca Ekstrem akan Landa Wilayah Aceh
  • BPBD Ingatkan Warga Bengkulu Potensi Cuaca Ekstrem
Berita Lainnya
  • Wih, Sonic The Hedgehog Bakal Dibikin Sekuel
  • Perhatikan Hal Ini Saat Menggunakan Microwave

Waspadai Gelombang Tinggi Samudra Hindia

Waspadai Gelombang Tinggi Samudra Hindia

Waspadai Gelombang Tinggi Samudra Hindia

Waspadai Gelombang Tinggi Samudra Hindia

Waspadai Gelombang Tinggi Samudra Hindia

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya