0
Thumbs Up
Thumbs Down

Warga Diimbau tak Panik dengan Pulangnya WNI dari Natuna

Republika Online
Republika Online - Sat, 15 Feb 2020 00:39
Dilihat: 50
Warga Diimbau tak Panik dengan Pulangnya WNI dari Natuna

SAMARINDA -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengimbau masyarakat setempat untuk tidak panik terkait rencana pemulangan 14 warga Kalimantan Timur yang diobservasi selama 14 hari. Hal itu sesuai dengan protokol World Health Organization (WHO), di Natuna, Kepulauan Riau.

Kepala Biro Humas Setda Prov Kaltim, HM Syafranuddin mengungkapkan Pemprov Kaltim terus memonitor kondisi semua warga Kaltim yang di karantina di Natuna. Dia mengatakan bahwa saat ini kondisinya dalam keadaan sehat, dari awal sejak datang sampai selesai masa inkubasi selama 14 hari. Dan sudah dinyatakan tidak terinfeksi virus COVID-19.

"Alhamdulillah saudara-saudara kita yang di Natuna tidak terpapar virus COVID-19, artinya mereka sehat. Untuk masyarakat tidak terlalu mengkhawatirkan dan berpikir macam-macam. Maksud karantina itu bukan berarti mereka terkena, tetapi untuk melihat kondisi benar tidak mereka terpapar. Jadi mereka sehat-sehat semua," ungkap Ivan, sapaan akrab Syafranuddin di Samarinda, Jumat (14/2).

Juru bicara gubernur ini mengimbau masyarakat agar jangan ada penilaian negatif terhadap mereka yang berada di Natuna itu terkena virus COVID-19. Masyarakat hendaknya menerima informasi secara utuh terkait hal ini dan tidak langsung percaya berita-berita hoaks.

"Sekarang ini hasilnya kan mereka semua sehat. Sehingga bisa kembali lagi ke Kaltim. Jangan sampai itu menjadi persoalan, terima dengan apa adanya. Jangan sampai ada berita-berita hoaks beredar di masyarakat," jelas dia.

Sementara, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim, HM Jauhar Efendi menambahkan bahwa selama ini Pemprov Kaltim sudah melakukan langkah-langkah sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. "Pemprov juga sudah melakukan beberapa rapat dan pertemuan terkait virus COVID-19 ini. Bahkan pada 6 Februari 2020, kita sudah melakukan Rakor Kesiapsiagaan 2019-nCoV di Kaltim dengan menghadirkan pemangku kepentingan terkait, termasuk Kementerian Kesehatan sebagai nara sumber," terang Jauhar.

Diketahui, masa observasi berlangsung selama dua pekan sejak kedatangan 238 WNI dari Wuhan ke Natuna. Besok, Sabtu (15/02) pagi akan dilakukan pengecekan kesehatan terakhir oleh tim kesehatan.

Setelah itu, pada pukul 12.00 Wib 238 WNI tersebut akan diterbangkan ke Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dengan tiga unit pesawat TNI AU dari Lanud Raden Sadjad Natuna.


Berita Terkait
  • Singapura Mungkin Hadapi Resesi Ekonomi Akibat Virus Corona
  • Wabah Corona, Vietnam Tolak Dua Kapal Pesiar
  • Realme Tetap Rilis Ponsel X50 Pro 5G
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Warga Diimbau tak Panik dengan Pulangnya WNI dari Natuna

Warga Diimbau tak Panik dengan Pulangnya WNI dari Natuna

Warga Diimbau tak Panik dengan Pulangnya WNI dari Natuna

Warga Diimbau tak Panik dengan Pulangnya WNI dari Natuna

Warga Diimbau tak Panik dengan Pulangnya WNI dari Natuna

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya