0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wapres: PTM Disesuaikan Kondisi Tiap Daerah

Republika Online
Republika Online - Thu, 20 Jan 2022 17:22
Dilihat: 61
Wapres: PTM Disesuaikan Kondisi Tiap Daerah

SERANG--Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) akan disesuaikan dengan kondisi Covid-19 di Indonesia. Pernyataan Wapres itu disampaikan mencermati perkembangan meningkatnya kasus Covid-19, khususnya varian omicron di Indonesia.

Sementara, PTM sudah diberlakukan di daerah-daerah, bahkan ada yang sudah 100 persen. "Kita akan terus sesuaikan dengan kondisi, apabila situasi masih terkendali tidak apa 100 persen, tapi daerah-daerah tertentu mungkin ya itu akan kita sesuaikan nanti," ujar Wapres di sela kunjungan kerja ke Serang, Banten, Kamis (20/1/2022).

Ia mengatakan, jika kasus omicron terus meningkat, pemerintah akan memperketat kembali mobilitas masyarakat termasuk PTM. Pemerintah juga akan melonggarkan mobilitas jika kasus sudah turun.

"Baru akan dilonggarkan termasuk PTM. Jadi sampai hari ini memang belum diubah peraturannya, belum diubah, tapi kalau ada sesuatu maka kemudian kita akan segera sesuaikan," tegas Wapres.

Sebab, kondisi kasus Covid-19 di tiap daerah, termasuk omicron berbeda di tiap daerah. Karena itu, pemerintah akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19. "Kan tidak semua daerah. Nah, mungkin kita akan lihat beberapa beberapa waktu ini, terutama memasuki Februari yang diduga akan terjadi lonjakan akan kita sesuaikan terus," katanya.


Selain itu, upaya lainnya mencegah dampak varian omicron terhadap anak-anak melalui PTM, pemerintah akan terus menggenjot vaksinasi anak dan penerapan protokol kesehatan. Sebelumnya, Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Djoko Adi Waluyo, menilai, siasat diperlukan dalam menyikapi kemunculan omicron di tengah pelaksanaan PTM 100 persen di banyak daerah.

Menurut dia, harusnya di situasi saat ini sekolah dapat mengatur kapasitas sekolah dan kembali melakukan pembelajaran campuran. "PGRI menganggap, ketika PTM 100 persen dan omicron meningkat, tentu jalan keluarnya adalah, bukan kita menolak PTM 100 persen, tapi menyiasatinya, tetap kita gunakan hybrid learning. Kombinasi online dan offline," ujar Djoko lewat pesan suara, Kamis (13/1/2022).

Dalam pelaksanaan pembelajaran campuran itu, kata Djoko, dapat dilakukan gradasi kapasitas sekolah di masing-masing daerah sehingga tidak semua daerah benar-benar melaksanakan PTM 100 persen. Menurut Djoko, pengaturan jumlah kapasitas tersebut bisa saja ditingkatkan berdasarkan perkembangan situasi.

Berita Terkait
  • Luhut: Tidak Perlu Saling Menyalahkan dengan Kenaikan Omicron
  • Kemenkes: 87 Jamaah Umrah Positif Covid-19, 10 Probable Omicron
  • Jokowi: Tak Perlu Bereaksi Berlebihan dengan Kenaikan Omicron
Berita Lainnya
  • Kunker ke Solo Raya, Puan tak Kunjungi DPC PDIP Solo
  • KPPU: Ada Sinyal Ulah Kartel di Balik Kenaikan Harga Minyak Goreng

Wapres: PTM Disesuaikan Kondisi Tiap Daerah

Wapres: PTM Disesuaikan Kondisi Tiap Daerah

Wapres: PTM Disesuaikan Kondisi Tiap Daerah

Wapres: PTM Disesuaikan Kondisi Tiap Daerah

Wapres: PTM Disesuaikan Kondisi Tiap Daerah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya