0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wapres Dorong Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir

Republika Online
Republika Online - Sat, 04 Dec 2021 05:05
Dilihat: 68
Wapres Dorong Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir

JAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong pengembangan kelautan dan pemberdayaan perekonomian masyarakat pesisir. Wapres menilai, pengembangan ini untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat, khususnya di kawasan pesisir.

"Kita bisa jadikan satu, pengentasan kemiskinan sekaligus pemberdayaan perekonomian masyarakat pesisir," ujar Wapres dikutip dari siaran pers, Jumat (3/12), saat menerima Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO).

Berdasarkan data, sekitar 70 persen dari kawasan kemiskinan ekstrim di Indonesia merupakan daerah pesisir pantai. Apabila potensi kelautan di daerah pesisir dapat dikelola dengan baik, besar kemungkinan angka kemiskinan ekstrem juga dapat ditekan.

Wapres menyambut baik masukan dari ISKINDO untuk pengembangan potensi kelautan masyarakat pesisir. Wapres juga meminta ISKINDO menyiapkan konsep ekosistem pengelolaan potensi kelautan yang nantinya akan dibahas bersama Kementerian dan Lembaga terkait.

"Saya butuh [konsep] pembangunan ekosistemnya [lebih detail] seperti apa. Supaya benar-benar menjadi potensi bagi Negara kita ini. Saya yakin kalau kita bisa mengembangkannya, bisa baik untuk semua," ujar Wapres.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP ISKINDO Riza Damanik melaporkan bahwa rendahnya tingkat ekonomi di wilayah pesisir salah satunya disebabkan oleh minimnya penyerapan tenaga kerja lokal oleh pihak industri.

Selain itu, lanjut Riza, belum adanya standar pendapatan bagi para ahli kelautan serta akses pembiayaan untuk pengembangan di bidang kelautan yang masih sangat kecil turut menjadi faktor rendahnya pengembangan potensi kelautan di Indonesia.

Oleh karena itu, Riza menyampaikan tiga masukan kepada Pemerintah berdasarkan hasil Kongres Nasional III ISKINDO pada September yang lalu. Yang pertama, pendirian lembaga sertifikasi profesi ahli kelautan. Lembaga ini perlu didirikan mengingat saat ini, sekitar 3 ribu alumni sarjana kelautan yang lulus tiap tahunnya harus memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh lembaga asing.

"Untuk memastikan sarjana-sarjana kita bisa mendapatkan sertifikasi nya dalam rangka mengelola potensi kelautan di dalam dan luar negeri," kata Riza.

Kedua, Reza menilai, perlu adanya bursa tenaga kerja untuk menghubungkan potensi sumber daya manusia di bidang kelautan dengan para user pengelola potensi kelautan. Dan yang ketiga, lanjutnya, perlu adanya afirmasi untuk menggerakkan kredit usaha rakyat (KUR) di bidang kelautan.


"Kalau sekarang, rata-rata hanya sekitar 2 persen KUR dari [sektor] kelautan. Padahal kalau kita lihat, 70% dari luas wilayah kita adalah lautan. Harusnya ini punya porsi pembiayaan yang cukup memadai," kata Riza.

Berita Terkait
  • Wapres Ingatkan Ekonomi Syariah Harus Kompetitif
  • Wapres Optimistis Ekonomi Syariah akan Tumbuh Lebih Baik
  • Wapres: Digitalisasi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Syariah
Berita Lainnya
  • Wapres Dorong Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir
  • Idap Rhinitis Alergi, Kemungkinan Kena Covid-19 Lebih Kecil

Wapres Dorong Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir

Wapres Dorong Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir

Wapres Dorong Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir

Wapres Dorong Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir

Wapres Dorong Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya