0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wamenag: Jaga Keberislaman dan Protokol Kesehatan

Republika Online
Republika Online - Sun, 20 Sep 2020 14:25
Dilihat: 50
Wamenag: Jaga Keberislaman dan Protokol Kesehatan

JAKARTA -- Wakil Menteri Agama (Wamenag), KH Zainut Tauhid Sa'adi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu (19/9) malam. Seremonial pembukaan MTQ VIII yang ditandai pemukulan bedug ini berlangsung di Dataran Gurindam Dua Belas Tanjungpinang.

Wamenag mengatakan, MTQ adalah bagian dari budaya bangsa Indonesia yang mengakar dari desa hingga nasional. Semarak MTQ sangat terasa bahkan hingga desa. Acara ini bukan hanya ramai dalam jumlah, namun juga sarat akan nilai-nilai kebersamaan dan kerukunan.

Menurutnya, meski MTQ ini identik dengan Islam, namun dalam pelaksanaannya juga melibatkan banyak sosok dari berbagai agama. Inilah yang menjadikan MTQ bukan hanya sebagai syiar Islam, namun juga syiar rukun untuk seantero negeri.

"Maka, pada momentum MTQ tahun ini, mari kita pertegas nilai-nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Siapapun yang terlibat dalam event MTQ ini sesungguhnya tengah mendengarkan firman Allah dan juga titah agama untuk tetap menjaga keberislaman dalam bingkai berbangsa dan bernegara. Kerukunan, toleransi dan gotong royong, mari kita jaga dan rawat agar senantiasa menjadi perekat dalam keberagaman," kata Wamenag melalui pesan tertulis yang diterima Republika, Ahad (20/9).

Ia mengatakan, di tengah wabah Covid-19 tentunya semua orang harus meningkatkan kewaspadaan serta kepatuhan terhadap aturan yang diterbitkan pemerintah. Wamenag juga berharap, MTQ dapat melanjutkan tradisi melahirkan bibit-bibit ahli Alquran yang handal.

Ia mengingatkan, pembinaan berkelanjutan menjadi pekerjaan rumah semua pihak untuk melahirkan talenta-talenta terbaik di bidang MTQ. "Kita memiliki banyak masjid, Perguruan Tinggi Islam dan juga pesantren. Inilah kawah candradimuka yang harus dikembangkan untuk melahirkan insan-insan terbaik di bidang Alquran," jelasnya.

Secara khusus, Wamenag mengapresiasi masyarakat Kepri. Menurutnya ada banyak jejak para ulama dan budayawan yang lahir dari bumi Kepri dan jejaknya masih tertulis hingga sekarang. Di Tanjungpinang ini ada makam tokoh besar, Raja Haji Fisabilillah, sosok yang telah menginspirasi bangsa ini untuk merdeka.

Di Kepri juga ada Masjid Raya Sultan Riau atau disebut juga Masjid Sultan Riau. Ini adalah salah satu jejaknya dan menjadi saksi dakwah Islam di tanah Melayu sekaligus jejak para pejuang di tanah Kepri.

"Di masjid ini masih tersimpan kitab-kitab dan Alquran hasil tulisan tangan, dan itu menjadi saksi betapa jejak kecintaan terhadap Alquran telah tumbuh sejak dahulu di kalangan masyarakat Kepulauan Riau," ujarnya.

Hal senada disampaikan Gubernur Kepri, Isdianto. Menurutnya MTQ adalah kegiatan keagamaan yang telah membudaya di Indonesia, termasuk di Kepri, dimulai dari desa, kecamatan, kabupaten/ kota, provinsi, nasional dan internasional. Tujuan MTQ untuk menumbuhkembangkan minat baca Alquran masyarakat.

MTQ Kepri melibatkan 15 Dewan Hakim Nasional dengan penilaian berbasis IT. Tujuannya, agar hasilnya mudah diakses masyarakat sehingga lebih transparan. Panitia MTQ Kepri menyiapkan sejumlah hadiah. Juara satu akan mendapatkan hadiah Rp 50 juta, juara dua Rp 40 juta, dan juara tiga mendapatkan Rp 30 juta.

Protokol Kesehatan

Di tengah pandemi Covid-19, MTQ VIII Kepri digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana melaporkan, panitia telah melakukan rapid test kepada seluruh panitia, peserta, dewan hakim, panitera, petugas lapangan, undangan dan stakeholders MTQ. Jumlahnya mencapai 1.505 orang.

Di lokasi acara dilaksanakan pemeriksaan suhu tubuh dan disediakan hand sanitizer di pintu masuk arena utama. Panitia juga melakukan pengaturan jarak aman. Sebanyak 500 anggota TNI, Polri dan Satpol PP dilibatkan untuk mengendalikan penerapan protokol kesehatan.


Berita Terkait
  • Jangan Cuma Hiasan, Siapkan Masker Lebih dari Satu
  • Cegah Klaster Keluarga, Lakukan Ini Setelah Keluar Rumah
  • 7 dari 10 Pasien Sembuh, Protokol Kesehatan Tetap Perlu
Berita Lainnya
  • Wamenag: Jaga Keberislaman dan Protokol Kesehatan
  • Seminar TEMATIK UBSI: Kenali Passion Sejak Sejak Dini

Wamenag: Jaga Keberislaman dan Protokol Kesehatan

Wamenag: Jaga Keberislaman dan Protokol Kesehatan

Wamenag: Jaga Keberislaman dan Protokol Kesehatan

Wamenag: Jaga Keberislaman dan Protokol Kesehatan

Wamenag: Jaga Keberislaman dan Protokol Kesehatan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya