0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wall Street Anjlok, Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan The Fed

okezone
okezone - Thu, 20 Jan 2022 07:19
Dilihat: 61
Wall Street Anjlok, Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan The Fed

JAKARTA - Indeks utama Wall Street ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (19/1/2022) waktu setempat, Hal itu terjadi setelah serangkaian pendapatan perusahaan yang beragam dan karena investor terus khawatir tentang imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi, serta pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 339,82 poin, atau 0,96%, menjadi 35.028.65, S&P 500 kehilangan 44,35 poin, atau 0,97%, menjadi 4.532,76 dan Nasdaq Composite turun 166,64 poin, atau 1,15%, menjadi 14.340,26.

Nasdaq berakhir turun 10,7% dari rekor penutupan 19 November, karena saham dijual ke pasar yang kemarin tutup. Koreksi dikonfirmasi ketika indeks ditutup 10% atau lebih di bawah level penutupan rekornya.

Baca Juga: Wall Street Anjlok, The Fed Diprediksi Naikkan Suku Bunga

Koreksi terakhir Nasdaq terjadi pada awal 2021, ketika indeks teknologi berat turun lebih dari 10% dari 12 Februari hingga 8 Maret. Ini adalah keempat kalinya dalam dua tahun sejak pandemi virus corona mengguncang pasar global sehingga indeks menemukan dirinya sendiri dalam sebuah koreksi.

Sektor konsumen discretionary turun paling banyak di antara sektor S&P 500, turun 1,8%, sementara keuangan turun sekitar 1,7% dan teknologi turun 1,4%. Russell 2000 berkapitalisasi kecil turun 1,6%.

Banyak saham yang jatuh pada perdagangan Selasa kemarin, dengan Nasdaq jatuh 2,6%, setelah hasil yang lemah dari Goldman Sachs dan lonjakan hasil Treasury. Imbal hasil Treasury AS turun pada hari Rabu dari tertinggi dua tahun.

Baca Juga: Wall Street Menguat, Inflasi AS Capai 7% Sepanjang 2021

Kemudian disusul pada Rabu, saham Apple turun 2,1%, paling membebani Nasdaq, sementara penurunan Tesla dan Amazon juga menyeret indeks.


Saham telah memulai dengan awal yang sulit pada tahun 2022, karena kenaikan cepat dalam imbal hasil Treasury di tengah kekhawatiran The Fed akan menjadi agresif dalam mengendalikan inflasi yang terutama memukul saham teknologi dan pertumbuhan. Benchmark S&P 500 turun sekitar 5% sepanjang tahun ini.

Sumber: okezone

Wall Street Anjlok, Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan The Fed

Wall Street Anjlok, Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan The Fed

Wall Street Anjlok, Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan The Fed

Wall Street Anjlok, Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan The Fed

Wall Street Anjlok, Investor Khawatir Pengetatan Kebijakan The Fed

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya