0
Thumbs Up
Thumbs Down

Walau Tidak Dilarang, Pemerintah Tetap Minta Masyarakat Jangan Mudik

okezone
okezone - Sun, 05 Apr 2020 13:05
Dilihat: 226
Walau Tidak Dilarang, Pemerintah Tetap Minta Masyarakat Jangan Mudik

JAKARTA - Pemerintah mengimbau supaya tidak melakukan mudik pada Lebaran tahun ini sebagai antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di kampung halaman. Bagi yang tetap mudik, pemerintah menyatakan pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan.

Maka dari itu, dimbau untuk tidak mudik pada tahun ini. Pemerintah pun menyiapkan bantuan sosial (bansos) khusus bagi yang tidak mudik.

Okezone pun merangkum fakta menarik terkait mudik Lebaran 2020 yang dimbau untuk tidak dilakukan karena Covid-19, Minggu (5/4/2020):

1. Langkah Antisipasi bagi Yang Tetap Mudik

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, masyarakat diminta untuk tidak pulang kampung. Menurut Luhut, jika ada masyarakat yang masih kekeuh dan terpaksa untuk harus mudik, maka pemerintah menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Langkah antisipasi ini sesuai dengan protokol kesehatan seperti menerapkan phsiycal distancing Dalam penggunaan angkutan umum.

"Pemerintah dan seluruh aparatnya akan melakukan langkah-langkah penggunaan angkutan umum untuk musim tahun ini sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 terkait dengan jaga jarak atau yang dikenal phisycal distancing," jelasnya.

2. Tidak Ada Pelarangan Mudik

Pemerintah akhirnya memutuskan bahwa mudik Lebaran 2020 tidak dilarang, namun diimbau untuk tidak mudik di tengah penyebaran virus corona (Covid-19).

Nantinya pemerintah menyiapkan beberapa skema dan insentif agar masyarakat tidak mudik Lebaran 2020.

"Diputuskan tidak ada larangan mudik resmi dari pemerintah namun pemerintah mengimbau masyarakat tidak mudik tahun ini," kata Menko bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

3. Pemudik Akan Berstatus ODP

Saat ini pemerintah pusat dan pemerintah provinsi berkoordinasi untuk memastikan kalau ada masyarakat yang mudik maka status Orang Dalam Pemantauan (ODP) harus ditetapkan dan harus dipastikan kampung halamannya bisa menerima.

"Terkait teknis, kami akan buat teknis petunjuk sehingga ada panduan untuk kita menghitung betul agar jangan sampai rakyat terdampak," kata Luhut.

4. Presiden Ubah Hari Libur Nasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat beberapa skenario untuk mengantisipasi arus mudik di tengah wabah virus Corona atau Covid-19. Pasalnya, salah satu cara adalah mengganti hari libur nasional.


"Untuk mudik, untuk menenangkan masyarakat, mungkin alternatif mengganti hari libur nasional di lain hari, untuk hari raya, mungkin ini bisa dibicarakan," ujarnya.

Sumber: okezone

Walau Tidak Dilarang, Pemerintah Tetap Minta Masyarakat Jangan Mudik

Walau Tidak Dilarang, Pemerintah Tetap Minta Masyarakat Jangan Mudik

Walau Tidak Dilarang, Pemerintah Tetap Minta Masyarakat Jangan Mudik

Walau Tidak Dilarang, Pemerintah Tetap Minta Masyarakat Jangan Mudik

Walau Tidak Dilarang, Pemerintah Tetap Minta Masyarakat Jangan Mudik

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya