0
Thumbs Up
Thumbs Down

Walau Covid-19, Petani di Lumajang Panen Raya Padi dan Jagung

wartaekonomi
wartaekonomi - Fri, 27 Mar 2020 20:58
Dilihat: 28
Jakarta

Pandemi corona atau Covid 19 yang melanda Indonesia tak menghalangi petani untuk memproduksi komoditas pangan seperti padi dan jagung. Salah satunya Kabupaten Lumajang, di bulan Maret hingga Mei 2020 ini memasuki masa panen jagung dan padi yang cukup luas.

"Di sepanjang jalan Kecamatan Pasirian, Lumajang, petani memanfaatkan lahan tegalan dengan menanam jagung. Pada musim hujan ini, petani menanam jagung di lahan tegalan atau ladang. Panen jagung dan padi berlangsung mulai Maret sampai Mei sehingga stok beras dan jagung aman, terlebih untuk kebutuhan selama Ramadhan hingga lebaran," demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Sudjono, Jumat (27/3/2020).

Baca Juga: Kostratani Kawal Panen Raya Maret-April 2020

Sudjono menyebutkan, di Kabupaten Lumajang luas panen jagung bulan Maret mencapai 2.400 hektare, April 2.200 hektare, dan panen bulan Mei seluas 1.400 hektare. Sementara, luas panen padi bulan Maret ini seluas 9.700 hektare, April 10.800 hektare, dan panen bulan Mei mencapai 7.000 hektare.

"Harga jagung pipilan kering di tingkat petani saat ini sangat menggembirakan yakni Rp4.300 hingga Rp5.000 per kilogram. Harga gabah kering panen di petani saat ini Rp4.500 sampai Rp5.300 per kilogram," sebutnya.

Di tempat terpisah, Direktur Pengolahan dan pemasaran Hasil Tanaman Pangan Kementan, Gatut Sumbogodjati, mengatakan, sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi membangun pertanian yang maju, mandiri, dan modern sehingga pada masa panen petani mendapatkan harga yang menguntungkan. Kementerian Pertanian telah menyiapkan program Komando Strategis Penggilingan (Kostraling) agar penggilingan padi dapat membeli gabah petani dengan harga yang menguntungkan.

"Kementan dengan pemerintah daerah melalui dinas pertanian telah mengantisipasi panen padi mulai Maret hingga Mei dengan menggerakkan Kostraling dan memfasilitasi penggilingan dengan dana KUR," jelasnya.

Untuk panen jagung, Gatut menyebutkan bahwa di sentra-sentra produksi agar mengoordinasikan dan menghubungkan dengan industri pakan ternak dan para pengusaha peternak unggas.

"Jadi, bersama pemerintah daerah dan bersinergi dengan pihak lainnya terus memantau stok beras di penggilingan dan memantau harga padi dan jagung di tingkat petani," ujarnya.

Penulis: ***

Editor: Puri Mei Setyaningrum


Foto: Istimewa

Sumber: wartaekonomi

Walau Covid-19, Petani di Lumajang Panen Raya Padi dan Jagung

Walau Covid-19, Petani di Lumajang Panen Raya Padi dan Jagung

Walau Covid-19, Petani di Lumajang Panen Raya Padi dan Jagung

Walau Covid-19, Petani di Lumajang Panen Raya Padi dan Jagung

Walau Covid-19, Petani di Lumajang Panen Raya Padi dan Jagung

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya