0
Thumbs Up
Thumbs Down

Waduh! Ternyata Garis Kemiskinan Indonesia di Bawah Standar Dunia

mediaapakabar
mediaapakabar - Mon, 11 Nov 2019 12:35
Dilihat: 110
Waduh! Ternyata Garis Kemiskinan Indonesia di Bawah Standar Dunia
Anggota Komisi IV DPR RI Nevi Zuairina. Foto : Jaka/mr(DOK. DPR RI)
Mediaapakabar.com-Anggota Komisi IV DPR RI Nevi Zuairina mengatakan, Jika kita mengikuti standar dunia, maka angka kemiskinan di Indonesia akan terjadi lonjakan yang sangat drastis ." Pengkategorian penduduk miskin di Indonesia berada di bawah standar dunia. "Standar kemiskinan dunia itu 2 dollar AS. Sedangkan di kita hanya 1 dollar AS,". kata Nevi.

Dilansir Kompas.com, seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/11/2019).Pada Maret 2019 Badan Pusat Statistik (BPS) merilis standar garis kemiskinan masyarakat Indonesia adalah Rp 425.250 per kapita per bulan. Adapun komposisi garis kemiskinan makanan Rp 313.232 (73,66 persen) dan garis kemiskinan bukan makanan Rp 112.018 (26,34 persen).

Hal tersebut menunjukkan bahwa orang miskin Indonesia memiliki pendapatan sebesar Rp 14.175 setiap harinya atau sekitar 1 dollar AS.

Provinsi paling miskin di Pulau Jawa

BPS juga mengeluarkan data peta sebaran kemiskinan di Indonesia. Data tersebut menunjukkan tiga provinsi di Pulau Jawa memiliki penduduk miskin yang lebih banyak dibanding provinsi lainnya.Tiga pronvisi tersebut antara lain Jawa Timur dengan 4,11 juta jiwa penduduk miskin, Jawa Tengah dengan 3,74 juta jiwa, dan Jawa Barat dengan 3,4 juta jiwa. Total penduduk miskin di Pulau Jawa mencapai 12,74 juta jiwa, atau separuh total penduduk miskin di Tanah Air.

Namun, secara presentase, jumlah penduduk miskin di Pulau Jawa lebih rendah dibanding provinsi-provinsi di Indonesia Timur yang memiliki angka penduduk miskin di atas 20 persen.

Melihat keadaan tersebut, dalam momentum Hari Pahlawan, Nevi mengajak semua pihak terutama pemerintah, untuk menguatkan daya beli masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan hingga jumlahnya bisa sampai di bawah 10 juta orang."Saya berharap, negara kita terutama dari unsur pemerintah, muncul sosok pahlawan yang sesungguhnya di mana dibutuhkan oleh seluruh rakyat Indonesia," kata Nevi.

Nevi berpendapat, kesejahteraan yang merata dapat dicapai Indonesia karena memiliki sumber daya alam yang melimpah. "Pahlawan itu yang mampu memberikan kebahagiaan esensi dalam kehidupan yang sudah merdeka selama 74 tahun. Esensi kebahagiaan itu adalah hidup layak dengan pendidikan baik, kesehatan layak dan daya beli cukup untuk hidup dan menghidupi keluarganya," kata Nevi.

Sumber : Kompas.comEditor : Armen


Sumber: mediaapakabar

Waduh! Ternyata Garis Kemiskinan Indonesia di Bawah Standar Dunia

Waduh! Ternyata Garis Kemiskinan Indonesia di Bawah Standar Dunia

Waduh! Ternyata Garis Kemiskinan Indonesia di Bawah Standar Dunia

Waduh! Ternyata Garis Kemiskinan Indonesia di Bawah Standar Dunia

Waduh! Ternyata Garis Kemiskinan Indonesia di Bawah Standar Dunia

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya