0
Thumbs Up
Thumbs Down

Waduh! Ilmuwan AS Prediksi Masa Depan Virus Corona, Munculkan 3 Skenario Ini

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 02 Jun 2020 09:09
Dilihat: 31
Washington

Para peneliti di Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular (CIDRAP) di University of Minnesota, Amerika Serikat (AS) memprediksi apa yang mereka sebut 'masa depan' dari Covid-19. Para peneliti menyebut, setidaknya ada tiga prediksi dalam hal ini.

Para peneliti mengatakan, masa depan pandemi Covid-19 dapat berupa beberapa gelombang kecil infeksi baru, gelombang infeksi yang lebih besar daripada level saat ini yang diikuti oleh satu atau lebih gelombang yang lebih kecil atau "pembakaran lambat" dari transmisi virus berkelanjutan tanpa puncak yang jelas.

Baca Juga: Penganut Teori Konspirasi: Sekarang Saya Sadar Corona Itu Nyata

Para peneliti, seperti dilansir Al Arabiya mendasarkan prediksi skenario mereka pada perbandingan dengan pandemi influenza dan mengidentifikasi kesamaan dengan Covid-19.

Virus pandemi influenza dan coronavirus adalah virus baru di dunia yang tidak memiliki kekebalan terhadapnya, keduanya menyebar melalui tetesan dan aerosol kecil, keduanya dapat ditularkan melalui orang yang tidak menunjukkan gejala apa pun dan keduanya mampu menginfeksi jutaan orang.

Skenario prediksi mereka untuk masa depan pandemi Covid-19 adalah sekenario pertama, gelombang pertama infeksi Covid-19 pada musim semi 2020 diikuti oleh serangkaian gelombang kecil yang terjadi secara konsisten selama satu atau dua tahun, yang secara bertahap akan berkurang pada tahun 2021.

Para peneliti mengatakan bahwa pemerintah harus mengembalikan atau mengurangi langkah-langkah pengendalian seperti penguncian dan jam malam, tergantung pada ketinggian puncak pandemi.

Skenario kedua atau kasus terburuk, di mana gelombang pertama infeksi Covid-19 pada musim semi 2020 diikuti oleh gelombang yang lebih besar pada musim gugur atau musim dingin tahun 2020 dan kemudian satu atau lebih gelombang yang lebih kecil pada tahun 2021.

"Pemerintah harus mengembalikan langkah-langkah penahanan di musim gugur untuk mencoba menurunkan penyebaran virus dan melindungi sektor kesehatan dari kewalahan," ucap para peneliti.

Sedangkan skenario ketiga adalah, gelombang pertama infeksi Covid-19 pada musim semi 2020 diikuti oleh "pembakaran lambat" dari transmisi Covid-19 yang berkelanjutan tanpa pola gelombang yang jelas.

Skenario ini tidak akan mengharuskan pemerintah untuk mengembalikan langkah-langkah penahanan, meskipun kasus baru infeksi dan kematian akan terus terjadi.

"Skenario apa pun yang diikuti pandemi ini (dengan asumsi setidaknya beberapa tingkat tindakan mitigasi yang sedang berlangsung), kita harus bersiap untuk setidaknya 18 hingga 24 bulan aktivitas Covid-19 yang signifikan, dengan hot spot bermunculan secara berkala di berbagai wilayah geografis," ujar para peneliti.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: Brian Snyder

Sumber: wartaekonomi

Waduh! Ilmuwan AS Prediksi Masa Depan Virus Corona, Munculkan 3 Skenario Ini

Waduh! Ilmuwan AS Prediksi Masa Depan Virus Corona, Munculkan 3 Skenario Ini

Waduh! Ilmuwan AS Prediksi Masa Depan Virus Corona, Munculkan 3 Skenario Ini

Waduh! Ilmuwan AS Prediksi Masa Depan Virus Corona, Munculkan 3 Skenario Ini

Waduh! Ilmuwan AS Prediksi Masa Depan Virus Corona, Munculkan 3 Skenario Ini

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya