0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wacana ASN Bekerja di Rumah, Ini Opini Guru Besar IPDN

Republika Online
Republika Online - Sun, 08 Dec 2019 01:36
Dilihat: 66
Wacana ASN Bekerja di Rumah, Ini Opini Guru Besar IPDN

JAKARTA -- Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Djohermansyah Djohan mengatakan rencana aparatur sipil negara (ASN) bekerja di rumah bisa direalisasikan. Asalkan, menurutnya, mekanismenya diatur secara tepat.

"Jadi bukan hal yang tidak dibenarkan hal itu. Malah diperbanyak saja, ada kantor-kantor dimungkinkan kerja dari rumah, tapi yang penting mekanismenya diatur bagaimana cara mereka menjaga performa kinerjanya dan harus dikontrol," kata Djohermansyah Djohan di Jakarta, Sabtu (7/12).

Tidak hanya bekerja di rumah, wacana memperpendek jam kantor menjadi tiga hari saja kata dia juga bisa diaplikasikan, mengingat dunia kerja sekarang lebih mengejar kecepatan dan kemajuan. Selain tiga hari dari jadwal rutin bekerja di kantor, ASN bisa mengerjakan tugasnya lebih fleksibel kapan pun waktunya dan bekerja di mana pun mereka berada.

Konsep aturan fleksibilitas kerja ASN yang memberikan kemudahan dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab itu tentunya bisa memberikan ruang percepatan-percepatan penyelesaian tugas. Kemudian, para ASN tersebut tinggal dinilai indikator performanya serta mendapatkan kontrol yang tepat dari pimpinannya agar kualitas serta kinerja tetap terjaga.

Namun, menurut dia tidak seluruh pegawai negeri yang bisa bekerja tanpa harus hadir di kantor. Pegawai yang tugasnya bersifat operasional, memberikan pelayanan langsung pada masyarakat tentu tidak bisa menerapkan fleksibilitas kerja seperti itu.

"Bagian perencana, para pengawas oke lah bisa atau supervisor dan yang sifatnya fungsional. Kalau pelayanan ke masyarakat tentu tidak bisa," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara Rudianto Suwarwono menjelaskan konsep pengaturan fleksibilitas kerja ASN terbagi atas tiga model, yang pertama fleksibilitas tempat pekerjaan. Kemudian model kedua yaitu fleksibilitas waktu pekerjaan, atau tidak terikat pada waktu jam kerja biasa dari pagi sampai sore hari.


"Ketiga, adalah fleksibel tugas kerja, pekerjaan yang bisa dilakukan tidak hanya oleh satu orang pegawai. Fleksibilitas kerja ini semua perlu pengaturan sasaran kinerja yang terpadu," ujarnya.

Berita Terkait
  • Bermental Priyayi, Manajemen ASN Dinilai Perlu Diperbaiki
  • KASN: Tidak Semua ASN Bisa Bekerja Fleksibel di Rumah
  • ASN akan Diberdayakan Jadi Influencer, Ini Kata Menpan RB
Berita Lainnya
  • Klopp Sanjung Penampilan Pemain Pelapis Liverpool
  • Instagram Perketat Pendaftaran dengan Tanggal Lahir

Wacana ASN Bekerja di Rumah, Ini Opini Guru Besar IPDN

Wacana ASN Bekerja di Rumah, Ini Opini Guru Besar IPDN

Wacana ASN Bekerja di Rumah, Ini Opini Guru Besar IPDN

Wacana ASN Bekerja di Rumah, Ini Opini Guru Besar IPDN

Wacana ASN Bekerja di Rumah, Ini Opini Guru Besar IPDN

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya