0
Thumbs Up
Thumbs Down

Viral Vaksin Nusantara, Ini Tahapan Uji Klinisnya

okezone
okezone - Wed, 14 Apr 2021 21:15
Dilihat: 40
Viral Vaksin Nusantara, Ini Tahapan Uji Klinisnya

Keputusan sejumlah anggota komisi IX DPR RI yang siap untuk divaksin menggunakan vaksin Nusantara menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat. Pasalnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selaku lembaga yang mengawasi keamanan vaksin belum memberi lampu hijau uji klinis tahap berikutnya terhadap vaksin Nusantara.

Dokter Relawan Covid-19 sekaligus Influencer Kesehatan, dr. Muhamad Fajri Adda'i mengatakan bahwa tahap-tahap dalam pengembangan obat atau vaksin terdiri dari banyak bagian. Dalam kesempatan tersebut ia pun menjelaskan secara singkat mengenai tahapan-tahapan tersebut.

"Yang pertama adalah preklinik. Biasanya dilakukan di hewan untuk mengetahui bagaimana cara kerja dan dosis-dosisnya, kemudian apakah ada efek sampingnya terhadap hewan, serta manfaatnya," terang dr. Fajri saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (14/4/2021).

Setelah tes kepada hewan lolos, baru vaksin atau obat diujikan kepada manusia dalam populasi yang terbatas. Kondisi ini biasanya disebut dengan uji klinis fase pertama. Selain itu, uji klinis pertama ini sampelnya hanya 100-an atau di bawah 1.000.

Baca Juga : Ketua Satgas IDI Pertanyakan Uji Klinis Vaksin Nusantara Tanpa Persetujuan BPOM

Fungsi utama dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah efek samping toxic bermasalah dari setiap organ tubuh. Selain itu kemanjuran vaksin juga dibuktikan dalam uji fase pertama ini.

"Setelah itu penelitian masuk ke tahap kedua dalam skala yang lebih besar sekira 700-800. Baru nanti masuk ke tahap ketiga yang penelitiannya mencakup suatu yang lebih luas," sambungnya.

Tujuannya uji klinis fase kedua ini sama dengan yang pertama, yakni untuk memastikan keamanan. Hanya saja populasi yang berbeda serta gen dan karakter individunya juga berbeda. Nanti setelah uji tahap ketiga lulus, maka bakal diproduksi massal.


"Vaksin Nusantara ini kepentok, dari fase pertama menuju kedua, BPOM tidak mengizinkannya. Beberapa alasannya prekliniknya belum jelas, datanya belum ada publikasinya, dan lain-lain," tuntasnya.

Sumber: okezone

Viral Vaksin Nusantara, Ini Tahapan Uji Klinisnya

Viral Vaksin Nusantara, Ini Tahapan Uji Klinisnya

Viral Vaksin Nusantara, Ini Tahapan Uji Klinisnya

Viral Vaksin Nusantara, Ini Tahapan Uji Klinisnya

Viral Vaksin Nusantara, Ini Tahapan Uji Klinisnya

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya