0
Thumbs Up
Thumbs Down

UU Keamanan Nasional Disahkan, Aktivis Pro-Demokrasi: Ini Tandai Akhir dari Hong Kong

okezone
okezone - Tue, 30 Jun 2020 12:50
Dilihat: 39
UU Keamanan Nasional Disahkan, Aktivis Pro-Demokrasi: Ini Tandai Akhir dari Hong Kong

HONG KONG - China pada Selasa (30/6/2020) mengesahkan undang-undang keamanan kontroversial yang memberikannya kewenangan baru atas Hong Kong, memicu kekhawatiran akan perubahan radikal di bekas koloni Inggris tersebut.

Bulan lalu China mengejutkan Hong Kong saat mengumumkan akan mengkriminalisasi tindakan suberversi, separatisme, terorisme, atau kolusi dengan pihak asing. Langkah itu diambil setelah Hong Kong diguncang rangkaian protes tahun lalu, yang dipicu oleh undang-undang ekstradisi.

Para kritikus mengatakan undang-undang baru ini menjadi ancaman yang lebih besar terhadap identitas Hong Kong. Banyak yang memperingatkan bahwa undang-undang keamanan nasional ini akan merusak kebebasan independensi Hong Kong dan kebebasan unik yang saat ini dinikmati di kota itu dan tidak terlihat di daratan China.

BACA JUGA: Pemimpin Hong Kong: UU Keamanan Nasional Tak Ancam Prinsip "Satu Negara Dua Sistem"

Hong Kong dikembalikan ke China dari kontrol Inggris pada 1997, tetapi berdasarkan perjanjian khusus yang menjamin hak-hak tertentu di wilayah otonomi itu selama 50 tahun.

Undang-undangan itu menuai kecaman keras dari dunia internasional, terutama negara-negara Barat, dan memicu demonstrasi di Hong Kong sejak diumumkan oleh Beijing pada Mei.

Diwartakan Reuters, rancangan undang-undang itu tidak diumumkan kepada publik sebelum disahkan, yang berarti sebagian besar orang di kota itu tidak akan melihat rincian langkah-langkah yang sekarang harus mereka patuhi. Media pemerintah diprediksi akan memublikasikan rincian undang-undang itu di hari yang sama.

China mengatakan undang-undang diperlukan untuk mengatasi kerusuhan dan ketidakstabilan di kota dan menolak kritik sebagai campur tangan dalam urusannya. Namun, aktivis pro-demokrasi Hong Kong, Joshua Wong menyebut undang-undang itu akan menjadi "akhir dari Hong Kong".

BACA JUGA: Demonstrasi Pecah di Hong Kong Memprotes UU Keamanan Usulan China

"Ini menandai akhir Hong Kong yang dunia ketahui sebelumnya," kata Wong di Twitter.

Beijing diperkirakan akan mendirikan kantor keamanan nasional di Hong Kong untuk pertama kalinya untuk "mengawasi, membimbing, dan mendukung" pemerintah kota. Beijing juga dapat menggunakan yurisdiksi untuk kasus-kasus tertentu.

Hakim untuk kasus keamanan diharapkan ditunjuk oleh kepala eksekutif kota. Hakim senior sekarang mengalokasikan daftar nama melalui sistem peradilan independen Hong Kong.


Tidak jelas kegiatan spesifik apa yang harus dilakukan ilegal, seberapa tepat mereka didefinisikan atau hukuman apa yang mereka bawa.

Sumber: okezone

UU Keamanan Nasional Disahkan, Aktivis Pro-Demokrasi: Ini Tandai Akhir dari Hong Kong

UU Keamanan Nasional Disahkan, Aktivis Pro-Demokrasi: Ini Tandai Akhir dari Hong Kong

UU Keamanan Nasional Disahkan, Aktivis Pro-Demokrasi: Ini Tandai Akhir dari Hong Kong

UU Keamanan Nasional Disahkan, Aktivis Pro-Demokrasi: Ini Tandai Akhir dari Hong Kong

UU Keamanan Nasional Disahkan, Aktivis Pro-Demokrasi: Ini Tandai Akhir dari Hong Kong

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya