0
Thumbs Up
Thumbs Down

UMKM di Era Digital, Netizen Kawan atau Lawan?

Nusabali
Nusabali - Mon, 25 Oct 2021 21:15
Dilihat: 72
UMKM di Era Digital, Netizen Kawan atau Lawan?
Semua itu bergantung bagaimana cara seseorang memanfaatkan era digital tersebut. "Semakin dekat dengan pelanggan dalam menjalankan usaha adalah hal yang baik, namun sebagai pegiat UMKM harus sangat berhati-hati menjalin hubungan serta memberikan pelayanan terhadap para pelanggan," ujar CO Founder Shestarts.id Geraldine Christina.

Dalam webinar Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di kanal YouTube Mitrasdudi Kemdikbud, Senin (25/10/2021), Geraldine menjelaskan berhati-hati yang dimaksud adalah harus benar-benar memberikan perhatian secara penuh, dan tulus terhadap para pelanggan. Karena hal tersebut sangat berpengaruh dalam membangun suatu kepercayaan antara si pengusaha dan pelanggan. "Jika sekali saja si pengusaha memberikan pelayanan yang kurang optimal, seperti respons yang lambat, produk yang rusak, atau kurang sopan saat berkomunikasi dengan pelanggan. Maka si pelanggan akan menyebarkan hal tersebut dari mulut ke mulut, dan akan berdampak negatif dalam suatu usaha yang dijalankan," ujar Geraldine.

Dirinya menambahkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam berkomunikasi dengan para pelanggan, sehingga pelanggan dapat memberikan loyalitas terhadap suatu produk atau jasa yang disediakan. "Kecepatan respons, kesopanan, mampu menyelesaikan masalah pelanggan, mampu mengenali sifat pelanggan, dan mampu menjelaskan produk dengan baik kepada pelanggan. Adalah hal-hal dasar yang harus dikuasai dalam menjalin hubungan terhadap para pelanggan," tambahnya.

Lebih lanjut Rana S Ramadhan yang merupakan Direktur Marketing Silly Fish Indonesia, yang turut menjadi narsumber pada webinar tersebut, menyatakan bahwa di era digital seperti saat ini, para pelanggan sangat mudah untuk berpindah tempat ke kompetitor lain, apabila si pengusaha tidak memberikan pelayanan yang intens terhadap para pelanggan. "Sangat banyak UMKM yang berkembang saat ini terutama di era digital ini, maka dari itu jadi tantangan tersendiri untuk membuat suatu ciri khas pelayanan, agar suatu produk tersebut memiliki nilai tambah, dan menjadi daya tariknya tersendiri," ungkap Rana.

Selain itu Rana menjelaskan bahwa saat bertransaksi di era digital hendaknya tidak hanya transaksi dengan uang saja, namun juga transaksi hubungan dalam hal ini menjalin kesinambungan antara produsen atau penyedia barang dan jasa terhadap para pelanggan. "Jadi berikan perhatian terhadap pelanggan, baik sebelum membeli, maupun setelah membeli produk. Tanyakan tanggapan, dan kepuasan oleh pelanggan tersebut. Dan yang terpenting tanyakan kritik dan saran juga," jelasnya.

Geraldine dan Rana pun meyakinkan bahwa apabila pengusaha UMKM pandai dalam menjalin hubungan terhadap pelanggan, maka kelangsungan dari usaha tersebut, akan berjalan dengan baik, dan pelanggan akan memiliki loyalitas terhadap suatu produk atau layanan jasa yang ditawarkan. "Jika pelayanan sudah baik, kepercayaanan sudah terjalin, maka pelanggan akan terus datang ke toko yang sama, yang membuat dirinya nyaman, dan aman saat bertransaksi atau berbelanja," pungkas Geraldine. *rma
Sumber: Nusabali

UMKM di Era Digital, Netizen Kawan atau Lawan?

UMKM di Era Digital, Netizen Kawan atau Lawan?

UMKM di Era Digital, Netizen Kawan atau Lawan?

UMKM di Era Digital, Netizen Kawan atau Lawan?

UMKM di Era Digital, Netizen Kawan atau Lawan?

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya