0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ujaran Gus Nur yang Buat NU Murka

wartaekonomi
wartaekonomi - Mon, 26 Oct 2020 07:31
Dilihat: 165
Jakarta

Penceramah Sugi Nur Rahardja (46) alias Gus Nur kembali jadi perhatian pemberitaan media massa karena ditangkap penyidik Bareskrim pada Sabtu dini hari, 24 Oktober 2020. Gus Nur dibekuk di kediamannya di Malang, Jawa Timur.

Penangkapan tersebut menindaklanjuti adanya beberapa laporan dari sejumlah warga Nahdliyin yang murka terhadap ucapannya. Gus Nur dilaporkan karena dinilai menghina Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Pangkal Masalah Gus Nur Ada di Sini...

Kasus ini berawal saat Gus Nur jadi pembicara dalam video di YouTube yang tayang perdana pada 17 Oktober 2020. Di video itu, Gus Nur berbincang dengan Refly Harun. Gus Nur menyinggung soal NU yang sekarang dinilainya berubah dan membuat pusing.

Ujaran ini yang dinilai sejumlah pihak menghina NU.

1. NU seperti bus umum yang sopirnya mabuk

Pernyataan Gus Nur yang membuat elite NU murka adalah NU sekarang diibaratkan seperti bus umum yang sopirnya mabuk. Ibaratnya, NU itu bus dengan kondekturnya teler dan kenek ugal-ugalan sehingga semua penumpangnya kurang ajar, buka aurat, bernyanyi, dan lainnya.

"Jadi, kesucian NU yang selama ini saya kenal itu seakan-akan enggak ada sekarang ini. Kok, saya sekarang pusing denger di bus yang namanya NU ini," kata Gus Nur dalam akun video itu yang dikutip pada Minggu (25/10/2020).

Gus Nur pun menyebut nama seperti Abu Janda yang jadi kenek bus NU. Kemudian, kondekturnya Gus Yaqut dan sopirnya KH Said Aqil Sirodj.

Pernyataan itu yang kini membawa Gus Nur kembali ditangkap dan jadi tersangka ujaran kebencian. Sebelumnya, sejumlah elemen NU melaporkan Gus Nur ramai-ramai dari periode 21 Oktober sampai 22 Oktober 2020. Proses hukum terhadap Gus Nur yang sudah ditangkap aparat pun direspons girang oleh elite NU.

Khatib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Safruddin Syarif, mengatakan bahwa sudah benar polisi menangkap Gus Nur. Dia pun bersyukur polisi sudah menangkap Sugi Nur dan menetapkan dengan status tersangka.

"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi polisi yang sudah melakukan tugasnya dengan benar. Mmang dari awal saya mengatakan bahwa Sugi Nur ini orang yang sangat berbahaya di Indonesia karena isi pidatonya menyebarkan virus perpecahan virus kebencian," kata Safruddin, Sabtu (24/10/2020).

2. Heboh dengan vlog generasi muda NU penjilat

Gus Nur sebelumnya juga sudah pernah berurusan dengan hukum. Ia pernah divonis 1 tahun 6 bulan penjara pada Oktober 2019.

Meski dijatuhi vonis penjara, Gus Nur tak masuk sel penjara. Alasannya, majelis hakim tidak sepakat dengan perintah penahanan terhadap Gus Nur yang dituangkan dalam surat tuntutan. Rujukannya, ancaman hukumannya tidak bisa ditahan.

Kasus ini bermula karena Gus Nur yang dalam video blog (vlog) judul Generasi Muda NU Penjilat. Gus Nur mengunggah vlog itu di akun Youtube pada 20 Mei 2018.

Gus Nur dilaporkan ke polisi oleh Koordinator Forum Pembela Kader Muda NU. Saat itu, ia dijerat Pasal 45 ayat (3) jo. Pasal 27 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam video itu, Gus Nur awalnya menyinggung kontroversi Kementerian Agama yang membuat list rekomendasi 200 nama penceramah yang bisa diundang dalam kegiatan. Ia menyebut Menteri Agama saat itu, Lukman Hakim Saifudin, kurang kerjaan.

Ia menyebut sebaiknya Lukman dan menteri lainnya di Kabinet Kerja Jokowi mundur. Pun, ia melanjutkan ucapannya dengan menyinggung generasi muda NU.

"T** generasi muda NU. Generasi muda NU merilis 20 ustaz radikal wahabi termasuk aku, matamu," ujar Gus Nur dalam video yang dikutip lagi pada Minggu (25/10/2020).

Gus Nur mempertanyakan rekem jejak Generasi Muda NU. Ia sudah mendengar informasi Generasi Muda NU, tapi merasa belum mengenalnya. Dia menantang perwakilan Generasi Muda NU untuk duel ceramah. Nantinya yang jadi acuan jumlah jemaah yang datang.

"Indonesia ini kacau jujur aja gara-gara model penjilat kayak kamu loh. Kalau enggak jilat enggak makan, enggak fitnah enggak makan," tutur Gus Nur.

Penulis: Redaksi

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Screenshot Youtube Refly Harun

Sumber: wartaekonomi

Ujaran Gus Nur yang Buat NU Murka

Ujaran Gus Nur yang Buat NU Murka

Ujaran Gus Nur yang Buat NU Murka

Ujaran Gus Nur yang Buat NU Murka

Ujaran Gus Nur yang Buat NU Murka

  
PARTNER KAMI
pijar
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya