0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ucapan Bagai Anak Panah, Sekali Lepas Mustahil Kembali

Republika Online
Republika Online - Tue, 22 Sep 2020 22:23
Dilihat: 52
Ucapan Bagai Anak Panah, Sekali Lepas Mustahil Kembali

Oleh Ustadz Yendri Junaidi, Lc MA

Mungkin seseorang tidak menduga kalau ucapannya akan menimbulkan kemarahan banyak orang. Mungkin juga ia tidak bermaksud menyinggung siapapun.

Tapi kata itu telah terucap. Mengembalikannya ke tempat asal, seperti panah dipulangkan ke busurnya, tidaklah mungkin. Sebuah kata masih berada dalam kendali pemiliknya selama ia belum terucap. Setelah terucap, ia tak mungkin bisa dikontrol lagi.

Yang harus lebih diwaspadai sesungguhnya adalah kalimat yang terucap, yang dianggap biasa-biasa saja, tapi bisa mengakibatkan seseorang dibenamkan ke dalam neraka. Rasulullah SAW bersabda:

"Seorang hamba berbicara satu kalimat yang tidak dipikirkannya, bisa membuatnya tergelincir ke dalam neraka yang jaraknya lebih jauh dibandingkan jarak antara Timur dan Barat." (HR Bukhari).

Yang lebih menakutkan adalah : sudahlah manusia marah, Allah SWT pun murka. Oleh karena itu, Imam Ali bin Abi Thalib RA berkata:

"Lidah orang berakal berada di belakang hatinya. Sementara hati orang yang bodoh berada di belakang lidahnya."

Sebelum kata terucap, berikanlah kesempatan kepada hati dan akal untuk mempertimbangkannya secara matang, apakah ia patut dilepas atau sebaiknya ditahan.

Tapi, Allah SWT Mahaadil. Sebagaimana halnya ada kalimat yang tidak terlalu dipikirkan bisa membuat seseorang dibenamkan ke dalam neraka, ada juga kalimat yang tidak terlalu dihiraukan, ternyata membuat derajatnya ditinggikan. Rasulllah SAW bersabda:

"Sesungguhnya seorang hamba berbicara satu kalimat yang diridhai Allah, ia tidak terlalu menghiraukannya, tapi disebabkan kalimat itu Allah akan mengangkat derajatnya."

Sesungguhnya seorang hamba berbicara satu kalimat yang dimurkai Allah, ia tidak terlalu mempedulikannya, tapi dengan kalimat itu ia akan terjun ke dalam neraka Jahanam.

*Magister hadits Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Puteri Padang Panjang


Berita Terkait
  • Sahabat Rasulullah SAW Ini Menyesal Sebelum Wafat
  • Yang Disampaikan Rasulullah SAW Saat Peristiwa Bait Aqabah
  • Teladan Nabi Muhammad Sebagai Kepala Keluarga
Berita Lainnya
  • Hanya 100 ekor, Penyelamatan Badak Sumatra Libatkan Warga
  • Ucapan Bagai Anak Panah, Sekali Lepas Mustahil Kembali

Ucapan Bagai Anak Panah, Sekali Lepas Mustahil Kembali

Ucapan Bagai Anak Panah, Sekali Lepas Mustahil Kembali

Ucapan Bagai Anak Panah, Sekali Lepas Mustahil Kembali

Ucapan Bagai Anak Panah, Sekali Lepas Mustahil Kembali

Ucapan Bagai Anak Panah, Sekali Lepas Mustahil Kembali

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya