0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tragedi Kanjuruhan di Mata Pjs Presiden VFF

Football5star
Football5star - Mon, 03 Oct 2022 08:07
Dilihat: 49

Football5Star.com, Indonesia - Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada lanjutan Liga 1 2022-23, Sabtu (1/10/2022) jadi duka sepak bola dunia. Kematian ratusan orang karena berdesakan di pintu keluar stadion setelah polisi melepaskan gas air mata itu membuat insan-insan sepak bola tersentak.

Hal itu juga dirasakan Pjs Presiden Asosiasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Tuan Quoc Tuan. Dia merasa terkejut dan ikut berduka. Dia pun lantas menyoroti soal manajemen pertandingan. Menurut dia, itulah pelajaran utama yang harus dipetik dari tragedi di Malang tersebut.

nld.com.vn

"Keamanan, manajeman, dan organisasi sangatlah penting pada setiap pertandingan. Kami ikut berduka atas insiden memilukan yang terjadi di sepak bola Indonesia. Namun, kami juga bisa melihat pelajaran bagi sepak bola Vietnam dalam mengorganisasi pertandingan," ujar Tran Quoc Tuan seperti dikutip Football5Star.com dari Bong Da Plus.

Lebih lanjut, dia menambahkan, "Ini pelajaran bagi kita semua. Semua tindakan kekerasan di dalam dan luar stadion harus dikutuk. Kita juga harus meminimalkan aksi-aksi ekstrem di tribune yang akan membuat penonton turun ke lapangan dan lepas kendali."

baoquocte.vn
Faktor Keamanan dalam Tragedi Kanjuruhan

Dari Tragedi Kanjuruhan, Tran Quoc Tuan menegaskan arti penting keamanan dan keselamatan bagi semua pihak, termasuk para penonton yang datang. Menurut dia, itulah yang terabaikan pada laga di Stadion Kanjuruhan sehingga kemudian menelan ratusan korban jiwa.

Dalam pandangan Quoc Tuan, Tragedi Kanjuruhan telah mengingatkan kembali insan-insan sepak bola di dunia tentang arti penting keamanan dan keselamatan. "Keselamatan pada semua pertandingan adalah hal yang benar-benar harus dipastikan dan dilakukan dengan baik," kata dia lagi.

vietnam.postsen.com

Insiden memilukan terjadi setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Diawali sejumlah suporter Arema yang masuk ke lapangan, pihak keamanan lantas berlaku represif. Mereka bahkan kemudian menembakkan gas air mata ke arah para suporter. Termasuk kepada mereka yang ada di tribune.


Hal inilah yang kemudian menimbulkan kekacauan. Orang-orang berebut keluar dari stadion melalui akses yang terbatas. Akibatnya fatal. Sejumlah orang ambruk karena efek gas air mata dan terinjak-injak hingga tewas. Pemerintah menyebut jumlah korban tewas hingga Minggu (9/10/2022) malam berjumlah 125 jiwa.

Sumber: Football5star

Tragedi Kanjuruhan di Mata Pjs Presiden VFF

Tragedi Kanjuruhan di Mata Pjs Presiden VFF

Tragedi Kanjuruhan di Mata Pjs Presiden VFF

Tragedi Kanjuruhan di Mata Pjs Presiden VFF

Tragedi Kanjuruhan di Mata Pjs Presiden VFF

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya