0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tokoh Papua Minta Jaminan Keamanan Mahasiswa Papua

Republika Online
Republika Online - Tue, 10 Sep 2019 13:35
Dilihat: 22
Tokoh Papua Minta Jaminan Keamanan Mahasiswa Papua

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima para tokoh dari Papua dan Papua Barat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9) siang ini. Kepada Presiden, Ketua DPRD Jayapura Abisai Rollo yang juga ketua rombongan, meminta agar pemerintah menjamin keberadaan seluruh mahasiswa Papua serta meminta agar dilakukan pembangunan asrama nusantara di seluruh daerah studi.

"(Meminta) Pembangunan asrama nusantara di seluruh kota studi dan menjamin keamanan seluruh mahasiswa Papua," ujar Abisai kepada Jokowi.

Sebanyak 61 tokoh Papua dan Papua Barat hadir dalam pertemuan ini. Mereka terdiri dari tokoh akademisi, mahasiswa, organisasi, dan juga tokoh agama. Selain itu, tampak hadir pula Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya.

Terkait permintaan tersebut, Presiden pun berjanji akan membangun asrama nusantara yang dibutuhkan oleh mahasiswa Papua di berbagai daerah.

"Mengenai asrama nusantara saya setuju," ucap Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan keberagaman kebudayaan dan masyarakat di Indonesia. Menurutnya, keberagaman budaya dan suku di Indonesia ini harus dipahami oleh seluruh masyarakat. Selain itu, ia juga menjelaskan betapa luasnya negara Indonesia.

"Juga perlu saya ulang, negara kita negara besar dengan 714 suku yang kita miliki, semuanya berbeda-beda. Dengan 1100 lebih bahasa daerah yang beda. Inilah negara kita dan menjadi hukum Allah kalau dalam Islam, namanya sunatullah bahwa kita berbeda-beda," kata Jokowi.

Pertemuan dengan sejumlah tokoh Papua ini memang sudah direncanakan oleh Presiden pascakericuhan yang terjadi di Papua. Aksi demonstrasi yang diwarnai kericuhan di sejumlah daerah di Papua berlangsung selama beberapa hari menyusul adanya dugaan tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.


Akibat kericuhan tersebut, pemerintah bahkan memblokir akses layanan data dan internet di Papua guna menghindari penyebaran hoaks.

Berita Terkait
  • Gubernur Disarankan Bentuk Asrama Nusantara
  • Wiranto Anjurkan TNI-Polri Punya Anak Asuh Mahasiswa Papua
  • Usut Tuntas Pelemparan Ular di Asrama Papua
Berita Lainnya
  • Khabib Klaim Layak Tempati Peringkat Teratas Ranking UFC
  • Menlu Sudan Tertarik Jalin Hubungan Diplomatik dengan Israel

Tokoh Papua Minta Jaminan Keamanan Mahasiswa Papua

Tokoh Papua Minta Jaminan Keamanan Mahasiswa Papua

Tokoh Papua Minta Jaminan Keamanan Mahasiswa Papua

Tokoh Papua Minta Jaminan Keamanan Mahasiswa Papua

Tokoh Papua Minta Jaminan Keamanan Mahasiswa Papua

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya