0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tinju Serahkan ke KONI Bali

Nusabali
Nusabali - Fri, 29 May 2020 07:58
Dilihat: 28
Tinju Serahkan ke KONI BaliDENPASAR,
Pengprov Pertina Bali menyerahkan sepenuhnya keputusan kelanjutan program Pelatda Bali ke KONI Bali. Hal itu dilakukan menyusul polemik program tersebut yang berujung pada belum cairnya uang insentif latihan atlet maupun pelatih.

Selaku cabor yang meloloskan atlet ke PON Papua XX/2021, apapun keputusan KONI, Pertina Bali akan mengikutinya. Hanya saja, sebelum memutuskan membatalkan Pelatda Bali agar lebih dulu berbicara debfab melibatkan semua pihak di bidang olahraga.

"Harapan kami ada statmen resmi dari Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi. Dan, prinsip kami tetap percaya dengan informasi resmi dari satu pintu. Itu alangkah jauh lebih bagus," kata Sekum Pertina Bali, Made Subagiadnya, Kamis (28/5).

Jadi apapun keputusannya, kata Subagiadnyana, terserah Ketua Umum KONI Bali. Keputusan itu akan dihormati sebagai pihak yang memiliki kapasitas sebagai Ketua. Dengan harapan program Pelatda Bali jangan sampai dipaksakan.

"Kalau program terlalu dipaksakan, itu yang kami tidak mau. Karena akan memberatkan semua pihak. Sebab, pihak Pengprov cabor juga kesulitan anggaran," kata Subagiadnya.

Mengapa? Menurutnya, pada prinsipnya jika petinju terus berlatih, tanpa ada kompetisi yang pasti jelas akan membuat jenuh. Hal itu juga yang membuat pihak Pertiba Bali merasa kasihan kepada para atlet.

Sebab jika dilanjutkan terus, kata Subagiadnya, pelaksanaan PON masih panjang atau bisa mulai awal 2021. Namun, kata Subagiadnya, hal itu akan lebih baik jika keputusan yang diambil melibatkan semua pihak yang berkepentingan.

"KONI Bali harus secara gamblang menjelaskan kenapa penghentian Pelatda. Dengan penjelasan yang akurat kita berharap tidak ada dusta diantara kita," kata Subagiadnya.

Sementara itu Ketua Umum KONI Gianyar, Pande Purwata menilai keolahragaan itu sejatinya program berkelanjutan dan berkesinambungan tanpa harus hitung-hitungan ada kejuaraan atau tidak ada kejuaraan. Harapan Pande Purwata, jangan sampai saat akan ada kejuaraan baru mempersiapkan diri berlatih.

Menurutnya, prestasi itu tidak bisa diraih secara instan dan membutuhkan latihan terarah dan terprogram, dsiplin dan jiwa patriot. Untuk mewujudkan hal itu, katanya, pasti membutuhkan dana.

"Harapan saya pemerintah memberikan kebijakan dan toleransi tidak memotong anggaran Pelatda ini, sehingga latihan atlet tetep jalan dengan mengikuti protokol kesehatan," kata Pande Purwata.

Apalagi rajin berolahraga juga salah satu cara menghindari penularan virus corona. Kalau toh anggaran Pelatda tidak dapat dibantu penuh kan tinggal menyesuaikan nominal insentif yang diterima atlet.

"Saya yakin atlet pasti bersedia yang penting disampaikan saja. Sehingga latihan atlet Pelatda tetap jalan meskipun PON diundur," kata Pande Purwata. *dek
Sumber: Nusabali

Tinju Serahkan ke KONI Bali

Tinju Serahkan ke KONI Bali

Tinju Serahkan ke KONI Bali

Tinju Serahkan ke KONI Bali

Tinju Serahkan ke KONI Bali

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya