0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Turun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

Republika Online
Republika Online - Tue, 17 May 2022 07:17
Dilihat: 59
Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Turun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

JAKARTA -- Tingkat kepuasaan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo turun berdasarkan hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia. Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menilai temuan tersebut harus jadi perhatian pemerintah.

"Alarm bahaya buat pemerintah," kata Herzaky dalam keterangannya, Senin (16/5/2022).

Menurunnya angka kepuasaan kinerja tersebut dinilai sudah bisa diduga, sebab pemerintah gagal mengendallikan kenaikan harga sembako dalam beberapa bulan terakhir. Tidak ada kebijakan yang efektif.

"Terakhir, pelarangan ekspor minyak sawit, malah menimbulkan masalah baru dan membuat banyak rakyat kecil kehilangan pendapatan. Begitu pula dengan demokrasi Indonesia yang terus mengalami regresi, yang membuat semakin banyak warga yang tidak berani menyuarakan pendapat di muka publik," ujarnya.

Herzaky mengatakan pemerintah malah menaikkan berbagai kebutuhan penting lainnya bagi rakyat. Seperti gas, bahan bakar minyak, dan pajak, yang semakin membebani rakyat yang sedang sulit kondisinya.

Ia mengimbau sebaiknya pemerintah bisa lebih fokus pada pemulihan ekonomi, penurunan harga sembako, harga gas, harga listrik, dan berbagai harga-harga lainnya yang terus melonjak selama tahun 2022 ini.

"Perlu komitmen lebih serius untuk atasi pengangguran dan kemiskinan, sebagai dampak pandemi selama dua tahun ini. Rakyat sudah lama menderita," ujarnya.

Menurutnya, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf mesti kompak. Perlu ada langkah evaluasi menyeluruh serta tidak membahas isu-isu lain yang tidak memberikan solusi atas permasalahan rakyat.

"Jangan sibuk memikirkan kepentingan untuk mengamankan, apalagi melanggengkan kekuasaan saja," tegasnya.

Sebelumnya, Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Temuan menunjukkan bahwa tren kepuasan terjadap kinerja Presiden menurun.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi, mengatakan, tren kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden saat ini berada di angka 58,1 persen, terbagi pada 8 persen sangat puas dan 50,1 persen cukup puas. Sedangkan responden yang tidak puas dengan kinerja Jokowi sebanyak 29,1 persen dan 6,1 persen tidak puas sama sekali.


"Inflasi mulai meningkat terutama sejak Februari, sekarang sudah hampir 4 persen, kepuasan terhadap Jokowi juga tertekan. Ini 58,1 persen kepuasan terhadap presiden di bulan Mei, adalah kepuasan paling terendah selama 6 tahun terakhir," kata dia.

Berita Terkait
  • Survei Kepuasan Terhadap Presiden Turun, Harga Sembako Naik Jadi Alasan Utama
  • Survei:Prabowo-Ganjar Bersaing Ketat, Anies Mengejar
  • Survei:PDIP-Gerindra Unggul, Golkar Turun ke Lima Besar
Berita Lainnya
  • Ini Alasan Polisi Tangkap 6 Tersangka Perusakan Pos Restribusi
  • Petugas Haji Diminta Naikkan Tingkat Kepuasan Jamaah Haji

Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Turun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Turun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Turun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Turun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Turun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya