0
Thumbs Up
Thumbs Down

Terkait Kasus Desak Made Darmawati

Nusabali
Nusabali - Mon, 26 Apr 2021 07:38
Dilihat: 37
Terkait Kasus Desak Made DarmawatiTim Advokasi Penegakan Dharma selaku pelapor dijadwalkan akan diperiksa penyidik Polda Bali, Senin (26/4) ini. Pada hari yang sama, Komisi IV DPRD Bali secara khusus undang PHDI Bali terkait kasus ini.

Koordinator Tim Advokasi Penegakan Dharma, Dr Gede Suardana, mengatakan dirinya akan memberikan keterangan terkait laporan yang dilakukan terhadap Desak Darmawati di Mapolda Bali, Jalan WR Supratma Nomor 7 Denpasar, hari ini. "Saya dijadwalkan menjalani pemeriksaa sebagai pelapor besok (hari ini, Red)," ujar Gede Suardana kepada di Denpasar, Minggu (25/4).

Suardana menyebutkan, sebagai pelapor, dirinya telah siap menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan atas pelaporan kasus dugaan penodaan Agama Hindu oleh Desak Darmawati dan Istiqomah TV. Tim Advokasi Penegakan Dharma sebelumnya melaporkan kasus ini ke Polda Bali, Senin (19/4) lalu.

"Kami siap memberikan keterangan terkait pelaporan ini. Kami pun telah menyiapkan alat bukti, yaitu video dan surat pengakuan tertulis dari Desak Made Darmawati," tegas aktivis asal Singaraja yang juga mantan Ketua KPU Buleleng 2013-2018 ini.

Suardana menambahkan, untuk mempercepat proses hukum, pihaknya telah menyiapkan dokumen dan bukti pendukung lainnya, serta saksi-saksi jika dibutuhkan oleh penyidik Polda Bali. Suardana yakin Polda Bali akan menangani kasus dugaan penodaan agama ini dengan profesional, seperti layaknya penanganan kasus penodaan agama lainnya yang ditangani oleh Mabes Polri.

"Kita yakin Polda Bali akan profesional. Masyarakat mari mendukung dan mengawasi proses penegakan hukum ini berjalan dengan cepat dan transparan," ajak Suardana yang notabene mantan wartawan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bali (yang membidangi agama, adat, budaya, kesejahteraan sosial, I Gusti Putu Budiarta alias Gung De, mengatakan pihaknya mengundang PHDI Bali terkait kasus Desak Dharmawati, Senin pagi ini. Dalam pertemuan di Kantor DPRD Bali, Niti Mandala Denpasar tersebut, Komisi IV dan PHDI Bali akan hearing.

"Kasus Desak Made Darmawati ini harus jadi pengalaman berharga. Kenapa orang yang awalnya memeluk Hindu, lalu pindah keyakinan lain, bisa menjelek-jelekkan Agama Hindu? Ini jadi pertanyaan besar. Makanya, kami mau bicara sama PHDI Bali," ujar Gung De saat dikonfirmasi terpisah di Denpasar, Minggu kemarin.

Politisi senior PDIP asal Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan ini menyebutkan, hearing dengan PHDI Bali bertujuan untuk mencari solusi dalam menyikapi kasus Desak Darmawati. "Ke depan kita harus memperkuat pendidikan budi pekerti sejak dini, khususnya soal pemahaman Agama Hindu, kepada generasi muda kita. PHDI Bali punya peran untuk itu. Kita ingin ada formula penguatan mental generasi muda sejak dini," jelas politisi yang juga menjabat Bendesa Adat Pedungan ini. *nat
Sumber: Nusabali

Terkait Kasus Desak Made Darmawati

Terkait Kasus Desak Made Darmawati

Terkait Kasus Desak Made Darmawati

Terkait Kasus Desak Made Darmawati

Terkait Kasus Desak Made Darmawati

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya