0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tentara Wanita Jaga Kabah, Reformasi Arab Saudi Makin Nyata

genpi
genpi - Thu, 22 Jul 2021 10:50
Dilihat: 20

GenPI.co - Ada pemandangan tak lazim di kawasan Kabah dan Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, yang menjadi poros ziarah religius umat Islam seantero dunia.

Pertama kalinya dalam sejarah, tentara wanita tampak bekerja menjaga tempat suci yang paling disakralkan itu

Salah satunya bernama Mona, yang memutuskan bergabung sebagai militer dan kelompok pertama tentara wanita Saudi yang bekerja di tempat-tempat suci Islam.

Sejak April, puluhan tentara wanita telah menjadi bagian dari layanan keamanan yang memantau peziarah di Mekah dan Madinah, tempat kelahiran Islam.

Mengenakan seragam militer khaki, dengan jaket melewati pinggang, celana longgar dan baret hitam di atas kerudung yang menutupi rambutnya, Mona menghabiskan giliran kerjanya dengan berkeliling di Masjidil Haram di Mekah.

"Saya mengikuti jejak almarhum ayah saya untuk menyelesaikan perjalanannya, berdiri di sini di Masjidil Haram di Mekkah, tempat paling suci. Melayani jemaah adalah tugas yang sangat mulia dan terhormat," kata Mona yang menolak memberikan nama keluarganya.

Samar, tentara wanita lain yang mengawasi peziarah di dekat Kabah mengatakan dia didorong oleh keluarganya untuk bergabung dengan militer, setelah studi psikologi.

"Ini merupakan pencapaian besar bagi kami dan merupakan kebanggaan terbesar bisa mengabdi pada agama, negara dan tamu-tamu Tuhan yang maha penyayang," ujarnya.

Putra mahkota Saudi Mohammed bin Salman telah mendorong reformasi sosial dan ekonomi sebagai bagian dari rencana untuk memodernisasi kerajaan Muslim konservatif.

Hal itu bertujuan untuk dan menarik investasi asing ke negra itu di bawah dorongan diversifikasi.

Di bawah rencana reformasinya, yang dikenal sebagai Visi 2030, putra mahkota mencabut larangan mengemudi bagi wanita, mengizinkan wanita dewasa untuk bepergian tanpa izin dari wali.

Kaum wanita Arab Saudi juga diberi lebih banyak kendali atas masalah keluarga.

Namun rencana reformasi itu disertai dengan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat, termasuk terhadap aktivis hak-hak perempuan.

Arab Saudi sendiri selama 2 tahun berturut-turut selama pandemi Covid-19 membatasi haji untuk warga dan penduduknya sendiri.

Pemerintah setempat juga melarang jutaan jemaah haji lainnya dari luar negeri sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus.(Reuters)

Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?

Sumber: genpi

Tentara Wanita Jaga Kabah, Reformasi Arab Saudi Makin Nyata

Tentara Wanita Jaga Kabah, Reformasi Arab Saudi Makin Nyata

Tentara Wanita Jaga Kabah, Reformasi Arab Saudi Makin Nyata

Tentara Wanita Jaga Kabah, Reformasi Arab Saudi Makin Nyata

Tentara Wanita Jaga Kabah, Reformasi Arab Saudi Makin Nyata

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya