0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tenaga Medis Harus Mendapat Perhatian Khusus

Republika Online
Republika Online - Mon, 30 Mar 2020 07:23
Dilihat: 218
Tenaga Medis Harus Mendapat Perhatian Khusus

JAKARTA--Indonesia Halal Watch (IHW) meminta semua elemen masyarakat bahu membahu membantu pemerintah memberikan perhatian khusus kepada tenaga medis. Karena mereka yang paling diandalkan pemerintah pusat, dan pemerintah daerah menangani pasien yang terinfeksi Covid-19.

"Di masa pandemi ini, kita diminta untuk bersama bahu-membahu mengatasi dan melawan wabah Covid-19 dengan cara memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini," kata Direktur Eksekutif IHW Ikhsan Abdullah, Senin (30/3).

Ikhsan mengatakan, saat ini yang memiliki tanggung jawab berat adalah pemerintah pusat, Pemda dan tenaga medis sebagai ujung tombaknya, yakni dokter dan para perawat. Melalui ikhtiar tenaga medislah warga negara yang terjangkit Covid-19 dapat disembuhkan. "Di pundaknyalah kita semua berharap," katanya.

Perhatian yang serius kepada para tenaga medis diperlukan mengingat saat ini mereka amat sulit untuk melindungi dirinya sendiri. Hal itu disebabkan susahnya didapat alat pelindung diri (APD) seperti baju astronot bagi dokter. "Jikapun ada barangnya sulit didapat juga harganya sangat mahal, tidak terjangkau," katanya.

Selain APD jenis baju astronot, APD lainnya seperti masker dan kacamata pelindung saat ini susah didapat dan harganyapun selangit. Dan demikian juga hand sanitizer sampai bahan dasarnya sulit untuk diperoleh pada saat ini.

"Oleh karena mereka merupakan ujung tombak dalam pandemi corona virus ini, maka perhatian Pemerintah Pusat sangat diharapkan agar mereka bekerja dengan tenang sebagai para mujahid," katanya.

Ikhsan yang juga staf khusus Wakil Presiden ini mengat, jangan sampai Indonesia mengulangi peristiwa yang dialami Negara Italia. Negara yang dijuluki Spaghetti ini tidak mampu mengatasi ledakan corona virus akibat terbatasnya tenaga medis dan para medis

Ikhsan mengatakan, untuk meringankan beban tenaga medis, kita sebagai masyarakat yang berpotensial tersasar virus Covid-19 sebaiknya mengikuti dan mentaati anjuran pemerintah dan ulama untuk melakukan social dan pshycal distancing.

Arahan pemerintah dan ulama agar kita idak berjabat tangan, tidak melakukan pertemuan di luar rumah, tidak bepergian keluar kota, tidak berkerumun ditempatramai, serta tidak mengikuti aktivitas yang melibatkan masa yang berjumlah besar harus ditaati. "Semua harus dihindari demi memutus mata rantai penyebaran virus yang sangat membahayakan jiwa manusia.

Ikhsan juga meminta, di masa-masa yang krusial ini diharapkan masyarakat tetap tenang, tidak panik. Dan yang terpenting selalu memelihara budaya bersih, memeriksa kesehatan secara dini, bergaya hidup bersih dan sehat. "Seperti rajin mencuci tangan dengan sabun dan berwudhu bagi yang beragama Islam," katanya.


Berita Terkait
  • Pemkot Tangsel Imbau Masyarakat Lakukan Isolasi Mandir
  • Petugas Kenakan APD Saat Tangani Pasien Demam
  • Korpri Ajak ASN Sumbangkan Sebagian Penghasilan Lawan Corona
Berita Lainnya
  • Krisis Covid-19 Bisa Buat Timo Werner Bertahan di Leipzig
  • Tiga Dosa Besar 'Terakhir'

Tenaga Medis Harus Mendapat Perhatian Khusus

Tenaga Medis Harus Mendapat Perhatian Khusus

Tenaga Medis Harus Mendapat Perhatian Khusus

Tenaga Medis Harus Mendapat Perhatian Khusus

Tenaga Medis Harus Mendapat Perhatian Khusus

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya