0
Thumbs Up
Thumbs Down

Temuan tak Adanya Unsur Kesengajaan, Ini Kata Legislator

Republika Online
Republika Online - Fri, 23 Oct 2020 00:01
Dilihat: 47
Temuan tak Adanya Unsur Kesengajaan, Ini Kata Legislator

JAKARTA -- Penyelidikan dan penyidikan gabungan Kejaksaan Agung (Kejakgung) dan Mabes Polri memastikan tak adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran gedung Kejakgung Agustus 2020 lalu. Menanggapi itu, Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto mengingatkan kembali pernyataan yang pernah disampaikan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang mengatakan bahwa ada dugaan pidana dalam kasus terbakarnya Gedung Kejakgung.

"Saya melihat adanya perubahan daripada apa yang disampaikan Kabareskrim pada saat pertama kali rilis bahwa kebakaran gedung Jaksa Agung adalah sabotase atau disengaja. Terus kemudian sekarang bisa berubah seperti itu," kata Wihadi kepada Republika, Kamis (22/10).

Dia pun menyoroti keakuratan pernyataan Kabareskrim ketika menyampaikan ada dugaan pidana pada kasus terbakarnya Gedung Kejakgung tersebut beberapa waktu lalu. Sejauh mana pernyataan tersebut bisa dipertanggungjawabkan dan didukung oleh bukti yang kuat.

"Sekarang setelah dalam penyidikan, maka timbul pertanyaan apakah ini diintevensi ataukah ada tekanan sehingga dikatakan tidak ada kesengajaan," ujarnya.

Wihadi berharap, kepolisian bisa menjelaskan secara transparan terkait hal tersebut. Penjelasan secara transparan diperlukan agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

"Ini saya kira tanggung jawab polri untuk menjelaskan harus dibuka secara transparan sebenarnya mana yang menyebabkan ini kemungkinan ada sengaja dan mana yang menjadikan bahwa ini menjadi tidak terbukti ada kesengajaan," ucapnya.

Sebelumnya Jaksa Agung Muda Pidana Umum (JAM Pidum) Fadil Zumhana memastikan, tak adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran di Gedung Kejakgung. Keyakinan tersebut disampaikan setelah JAM Pidum bersama Dirtipidum Bareskrim Polri kembali menggelar ekspose kasus kebakaran tersebut.

"Tidak ada kesengajaan. Jadi itu, nanti kenanya kealpaan (Pasal) 188 (KUH Pidana)," kata JAM Pidum Fadil Zumhana usai gelar perkara bersama Bareskrim Polri, di Kejakgung, Jakarta, pada Rabu (21/10).


Berita Terkait
  • JAM Pidum Sebut Bareskrim tak Temukan Unsur Sengaja
  • Cegah Kenakalan Penanganan Perkara, Polri-Kejagung Saling Buka-Bukaan
Berita Lainnya
  • Temuan tak Adanya Unsur Kesengajaan, Ini Kata Legislator
  • Diminta Doakan Binasa Orang Musyrik, Ini Jawaban Rasulullah

Temuan tak Adanya Unsur Kesengajaan, Ini Kata Legislator

Temuan tak Adanya Unsur Kesengajaan, Ini Kata Legislator

Temuan tak Adanya Unsur Kesengajaan, Ini Kata Legislator

Temuan tak Adanya Unsur Kesengajaan, Ini Kata Legislator

Temuan tak Adanya Unsur Kesengajaan, Ini Kata Legislator

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya