0
Thumbs Up
Thumbs Down

Teleskop Ini Deteksi Ledakan Misterius Gelombang Radio

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 11 Aug 2020 10:15
Dilihat: 62
Jakarta

Kebanyakan FRB (fast radio burst) berasal dari jarak ratusan juta cahaya, namun yang terdeteksi kali ini berasal dari dalam Bima Sakti. Tiga puluh ribu tahun yang lalu, sebuah bintang mati di sisi lain Bima Sakti mengeluarkan campuran energi radio dan sinar-X yang kuat.

Pada 28 April 2020, 'sendawa' yang dihasilkan menyapu Bumi, hingga memicu alarm di observatorium di seluruh dunia.

Baca Juga: Teleskop Hubble Tangkap Momen Dua Galaksi Raksasa Membelah Diri!

Sinyal yang ada di sana hilang dalam setengah detik, tetapi dari situ para ilmuwan dapat mengonfirmasi bahwa mereka telah mendeteksi sesuatu yang luar biasa, fast radio burst pertama yang berasal dari bintang yang dikenal di dalam Bima Sakti.

Mengutip dari Space, sejak ditemukan pada 2007, FRB telah membingungkan para ilmuwan. Sejauh ini, setiap FRB yang diketahui berasal dari galaksi lain, yang jaraknya ratusan juta tahun cahaya.

Namun, FRB kali ini berbeda, dari pengamatan teleskop menunjukkan bahwa ledakan itu berasal dari bintang neutron yang dikenal - inti padat yang berputar cepat dari bintang mati, yang mengemas massa sebesar matahari menjadi bola seukuran kota - sekitar 30.000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi tersebut.

Sisa bintang tersebut cocok dengan kelas bintang yang bahkan lebih aneh yang disebut magnetar. Sekarang tampaknya magnetar merupakan sumber dari beberapa dari banyak FRB misterius alam semesta.

Penulis utama studi Sandro Mereghetti, dari Institut Nasional untuk Astrofisika di Milan, Italia, mengatakan ini adalah hubungan observasi pertama antara magnetar dan FRB. Magnetar, bernama SGR 1935 + 2154, terbangun dengan ledakan sinar-X yang kuat pada akhir April.

Sandro dan rekan-rekannya mendeteksi ledakan ini dengan satelit Integral Badan Antariksa Eropa (ESA), yang dirancang untuk menangkap fenomena paling energik di alam semesta.

Pada saat yang sama, sebuah teleskop radio di pegunungan British Columbia, Kanada, mendeteksi ledakan gelombang radio yang berasal dari sumber yang sama.

Kemudian teleskop radio di California dan Utah mengonfirmasi FRB keesokan harinya. Ilmuwan ESA Erik Kuulkers menambahkan, kolaborasi lebih lanjut antar lembaga selanjutnya diharapkan dapat membawa asal dari fenomena misterius ini.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: iStock/Romolo Tavani

Sumber: wartaekonomi

Teleskop Ini Deteksi Ledakan Misterius Gelombang Radio

Teleskop Ini Deteksi Ledakan Misterius Gelombang Radio

Teleskop Ini Deteksi Ledakan Misterius Gelombang Radio

Teleskop Ini Deteksi Ledakan Misterius Gelombang Radio

Teleskop Ini Deteksi Ledakan Misterius Gelombang Radio

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya