0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tantangan Dakwah di Wilayah 4T

Republika Online
Republika Online - Sat, 12 Oct 2019 04:04
Dilihat: 34
Tantangan Dakwah di Wilayah 4T

JAKARTA - Baitul Maal Hidayatullah (BMH) merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) yang fokus pada pendidikan, dak wah, dan sosial. Salah satu program ung gulan Laznas BMH adalah Dai Tang guh. "Dai Tangguh adalah para dai yang dibina oleh BMH kemudian diterjunkan untuk berdakwah dan berkhidmat di ber bagai daerah di Indonesia," kata Di rektur Utama BMH Ustaz Marwan Muja hidin kepada Republika, belum lama ini.

Program Dai Tangguh dirintis sejak 2001. Menurut Ustaz Marwan, Laznas BMH telah mengirimkan ribuan Dai Tang guh ke 34 provinsi dan 200-an ko ta/kabupaten di seluruh Indonesia. Para Dai Tangguh BMH tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di wilayah 4T (Terdepan, Terluar, Terdalam, dan Termarjinalkan).

"Perjuangan dan dakwah para Dai Tangguh itu luar biasa. Mereka menghadapi berbagai tantangan, suka, dan du ka, bahkan terkadang harus melintasi ba haya dan risiko nyawa," ungkap Marwan. Ia mencontohkan, Ustaz Kasja yang berdakwah di wilayah dan masyarakat Badui, Banten. Ustaz Nur Hadi yang ber dakwah melayani mualaf Suku To gutil, penduduk suku asli di Halmahera Utara. Ada juga Ustaz Heru yang ber dak wah di Penjaringan, Jakarta Utara.

Ustaz Solehan yang berdakwah di Lam pung bahkan sempat berhadapan de ngan kepala suku. Dia difitnah sebagai teroris dan diancam dibunuh. "Ustaz Teguh Mahmudi di Temang gung, Jateng berdakwah kepada para mualaf. Ia ditusuk belati dua kali, dilempari kotoran anjing, dan dimusuhi keluarga mualaf," tutur dia.

Tantangan ekonomi merupakan sa lah satu ujian bagi para Dai Tangguh. Hal itu diungkapkan oleh Ustadz Ikbal, Dai Tangguh di Kaltim. "Kami mencari bam bu, bikin tusuk sate, lalu kami jual untuk beli beras," kata Ustaz Ikbal.

Hal senada diungkapkan Ustaz M Taufik, yang juga beroperasi di Kaltim. "Kalau bicara kekurangan duit, hampir tiap bulan kekurangan. Hal itu karena kebutuhan Kabupaten Mahulu sangat mahal. Bahkan, tiga kali lipat harga di Samarinda," tutur dia.

Fasilitas seadanya tidak mengurangi semangat para dai dalam berdakwah. Ustaz Hudri Yahya contohnya. Dai Tang guh di Morotai, Maluku Utara ini pan tang menyerah di tengah keterbatasan. Setiap kali menggelar kegiatan belajarmengajar, ia dan para muridnya hanya beralaskan spanduk bekas untuk tempat duduk. Tidak ada dinding untuk menutupi ruang belajar mereka.

Sejumlah Dai Tangguh juga disebar di wilayah Papua. Misalnya, Ustaz Effen di. "Kami berdakwah di Merauke, Jaya pura, Yapen, Biaknofor, hingga Tarmih. Kami menghadapi beragam tantangan. Alhamdulillah, atas izin Allah semunya bisa teratasi," tuturnya.

Ustaz Ahmad Harun, Dai Tangguh yang bertugas di Sumatra Utara, meng aku dikucilkan oleh masyarakat dan dianggap teroris. Dia pun pernah dibilang orang gila karena menggunakan bekas kandang sapi untuk dialihfungsikan men jadi mushala sementara.

Di antara Dai Tangguh BMH, ada yang fokus hanya satu bidang, yakni me ngembankan pesantren takhassus (khusus) tahfiz (menghafal) Alquran. Con tohnya Ustadz Agus Bukhori, yang me ngembangkan Pondok Pesantren Tah fizh Ibnu Sina Hidayatullah di Gunung Kawi, Jawa Timur. "Kami di sini hanya meng ajarkan tahfiz Quran. Setiap hari, para santri setoran dan muro'jaah lima kali, yakni tiap bakda shalat wajib. Umum nya pesantren tahfiz setoran dan muroja'ah hanya maksimal dua kali dalam sehari," kata dia.


Berita Terkait
  • Cerita UAS, Safari Dakwah di Kudus dengan Kejutan
  • Di Ambon, Dai Tangguh BMH Dakwah dari Tenda ke Tenda
  • Gus Miek, Pejuang Dakwah Sejati
Berita Lainnya
  • 59 Budayawan dan Seniman dapat Penghargaan dari Kemendikbud
  • Korban Demo Akbar Alam Sempat Mengunggah Status di Instagram

Tantangan Dakwah di Wilayah 4T

Tantangan Dakwah di Wilayah 4T

Tantangan Dakwah di Wilayah 4T

Tantangan Dakwah di Wilayah 4T

Tantangan Dakwah di Wilayah 4T

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya