0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tanjung Morawa Bahaya, Pelaku Hipnotis Berkeliaran Bikin Resah

genpi
genpi - Fri, 20 May 2022 00:40
Dilihat: 283

GenPI.co - Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara dalam bahaya karena pelaku hipnotis berkeliaran bikin resah para warga.

Diketahui, pelaku hipnotis yang gentayangan tersebut belum diketahui identitasnya oleh masyarakat setempat.

Salah satu warga Tanjung Morawa, Suhardi (73) menjadi korban hipnotis oleh pelaku belum diketahui indentitasnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh anak korban, Deddy (32) yang tinggal di Dusun VI, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa.

Deddy mengungkapkan, kejadian yang dialami orang tua kandungnya pada hari Rabu (18/5) sekitar pukul 15:05 WIB.

Saat itu, pria memakai helm berwarna hitam mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa pelat datang ke rumahnya.

Kemudian berbincang-bincang dengan orangtuanya. Hal itu berdasarkan rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sudut atas rumah.

"Saat kejadian saya tidak berada di rumah. Dari keterangan orangtua, pelaku menawarkan sembako gratis yang diambil di gerai Alfamart sekitar Desa Limau Manis kepada orangtua," ungkap Deddy.

Setelah beberapa menit berbincang-bincang, orang tua Deddy tanpa disadari sudah terkena hipnotis, sehingga pergi naik becak mengambil sembako gratis di Alfamart. Sementara pelaku dengan kendaraannya mengikuti dari belakang.

"Setibanya di luar Alfamart, pelaku bilang kepada bapak saya kalau mengambil sembako syaratnya membuka perhiasan, yakni dua buah cincin yang dipakai orang tua saya dan uang berkisar Rp600 ribu rupiah," terangnya.

Deddy melanjutkan, dalam keadaan di bawah alam sadar, orangtuanya menuruti permintaan pelaku. Lalu masuk ke dalam Alfamart.

"Dua cincin emas dan uang dimasukkan ke dalam bungkus plastik yang dititipkan ke kasir Alfamart. Beberapa menit di dalam, pelaku ke luar bersama orang tua saya," sebutnya.

Setelah itu, pelaku berboncengan dengan orangtua membawa ke arah Simpang Kayu Besar dan meninggalkan begitu saja.

"Pelaku hipnotis usai meninggalkan bapak saya, kembali ke Alfamart mengambil bungkusan plastik berisi dua buah cincin emas dan uang," kata Deddy.

Akibat kejadian ini, orang tua Deddy mengalami kerugian ditaksir Rp5 juta. Ditambah lagi, bapaknya masih trauma.

"Pelaku hipnotis sudah sangat meresahkan masyarakat Kecamatan Tanjung Morawa. Oleh karena itu, polisi diharapkan segera menangkapnya," pinta Deddy.

Kejadian serupa terjadi di sebuah bengkel motor Desa Dagang Kerawang, Kecamatan Tanjung Morawa hari Jumat (11/5).

Pelaku hipnotis memakai helm datang ke bengkel motor tersebut. Lalu menghampiri pria tua yang memperbaiki kendaraan. Itu diketahui dari rekaman CCTV di bengkel sepeda motor.

Namun, aksi pelaku gagal menghipnotis korban, karena masih dalam keadaan sadar. Di situ, langsung kabur.(Ant)

Simak video menarik berikut:

Sumber: genpi

Tanjung Morawa Bahaya, Pelaku Hipnotis Berkeliaran Bikin Resah

Tanjung Morawa Bahaya, Pelaku Hipnotis Berkeliaran Bikin Resah

Tanjung Morawa Bahaya, Pelaku Hipnotis Berkeliaran Bikin Resah

Tanjung Morawa Bahaya, Pelaku Hipnotis Berkeliaran Bikin Resah

Tanjung Morawa Bahaya, Pelaku Hipnotis Berkeliaran Bikin Resah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya