0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tak Bisa Lepas dari Kempo

Nusabali
Nusabali - Tue, 29 Sep 2020 07:43
Dilihat: 32
Tak Bisa Lepas dari Kempo
Yakni, atlet kempo PON Bali dan andalan Gianyar pada masa jayanya. "Bagi saya kempo bisa dikatakan jalur napas hidup. Saya direkrut sebagai Pegawai Negeri Sipil atau sekarang berubah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atas kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Daud pada tahun 2009,"kata pria kelahiran 25 Desember 1969 itu.

"Ya, saya diterima jadi ASN di Disdikpora Provinsi Bali. Syaratnya waktu itu, atlet atau pelatih minimal peraih medali emas di ajang PON. Itu tahun 2009, saya memenuhi syarat untuk itu," ungkap Ketut Sada, Senin (28/9).

Pria asal Banjar Kebalian Sukawati Gianyar itu mengisahkan perjalanan hidup yang separuhnya digeluti untuk kempo. Pertama meraih medali perak kategori embu beregu putra PON 1993 di Jakarta. Lalu medali perak kedua di embu beregu campuran 1996 di Jakarta. Menurutnya, prestasi itu yang terbaik saat jadi atlet.

"PON di Surabaya saya lolos sebagai atlet, tapi karena baru pertama kali PON di luar Jakarta, ada pengurangan jumlah atlet yang bertanding, karena keterbatasan akomodasi, saya akhirnya dicoret karena hanya tampil di nomor beregu," kata Ketut Sada.

Hal itu, kata Ketut Sada, sama persis pada PON Papua. Semua peserta PON dibatasi. Saat itu atlet kategori beregu tidak dikirim dan mengalami pencoretan. Hanya nomor individu yang berangkat, karena juga merangkap untuk beregu.

"Kalau PON Palembang saya sudah absen jadi atlet," kata Ketut Sada. Dalam perjalanan waktu, usianya semakin berumur. Ketut Sada pun beralih dari atlet jadi pelatih. Pertama kali melatih untuk level nasional, yakni pada PON Kaltim 2008. Saat itu tim kempo Bali meraih satu emas, satu perak dan dua perunggu.

Usai PON Kaltim, Ketut Sada diangkat menjadi ASN di Disdikpora Provinsi Bali pada 2009. Hal itu berkat jadi pelatih PON Kaltim 2008 yang meraih satu emas dan dua perunggu.

Meski belum dapat medali emas saat jadi atler, Ketut Sada selalu bersyukur binaanya meraih medali emas. Makanya, hidupnya tidak dapat dilepaskan kempo. *dek
Sumber: Nusabali

Tak Bisa Lepas dari Kempo

Tak Bisa Lepas dari Kempo

Tak Bisa Lepas dari Kempo

Tak Bisa Lepas dari Kempo

Tak Bisa Lepas dari Kempo

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya