0
Thumbs Up
Thumbs Down

Taiwan Ciduk 5 Penduduk Hong Kong, Ini Alasannya...

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 15 Sep 2020 12:52
Dilihat: 36
Taipei

Taiwan telah menahan sejak bulan lalu lima orang dari Hong Kong yang melarikan diri dari kota yang dikelola China itu dengan perahu dan dijemput oleh penjaga pantai Taiwan di Laut China Selatan. Hal itu dikatakan sumber yang mengetahui situasi tersebut kepada Reuters.

Taiwan yang demokratis telah membuka pintunya bagi orang-orang dari Hong Kong, yang telah diguncang oleh rangkaian protes anti-pemerintah dan di mana China telah menegakkan undang-undang keamanan nasional yang ketat.

Baca Juga: Diganggu Jet Tempur China, Presiden Taiwan Hampiri Pangkalan Pertahanan Udara

Namun, pemerintah Taiwan mengatakan siapa pun yang masuk harus melakukannya secara legal, meskipun perbatasan Taiwan sebagian besar ditutup karena langkah-langkah pencegahan penularan virus corona.

Lima narasumber mengatakan kepada Reuters bahwa lima orang yang ditahan oleh penjaga pantai Taiwan telah pergi dengan perahu dari Hong Kong dan berhasil mencapai Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan di ujung utara Laut China Selatan.

Sumber keamanan Taiwan mengatakan lima orang Hong Kong itu saat ini berada di fasilitas penjaga pantai Taiwan di kota pelabuhan selatan Kaohsiung.

Kantor berita resmi Taiwan (CNA) mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya melaporkan pada Minggu malam bahwa kelima orang itu "memiliki hak dasar termasuk akses untuk mendapatkan pengacara".

CNA tidak memberikan laporan rinci dan Reuters tidak dapat secara mandiri mengonfirmasi laporan tersebut.

Pemerintah Taiwan menolak mengomentari kasus tersebut, meskipun telah dilaporkan di media Taiwan, dan partai oposisi telah mengkritik pemerintah karena tidak berbuat lebih banyak untuk membantu warga Hong Kong melarikan diri dari penganiayaan politik.

Pada Senin, pemimpin Taiwan Su Tseng-chang, saat ditanya tentang kelima orang Hong Kong itu, mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah sangat peduli dengan orang-orang dari Hong Kong.

"Adapun bantuan kepada warga Hong Kong, kasus-kasus tertentu tidak bisa kami ungkapkan," katanya.

Wali kota Taipei Ko Wen-je dari Partai Rakyat Taiwan pada akhir pekan mengatakan bahwa Partai Progresif Demokratik yang berkuasa perlu memberikan keterangan yang jelas untuk kasus tersebut dan mengubah undang-undang yang ada.

Dengan demikian, warga Hong Kong yang melarikan diri dari penganiayaan politik tidak harus menggunakan penyelundup manusia.

Tabloid Global Times yang didukung pemerintah China, yang diterbitkan oleh media resmi Partai Komunis yang berkuasa People's Daily, menulis bahwa penahanan lima orang tersebut menunjukkan bahwa janji pemerintah Taiwan untuk membantu warga Hong Kong adalah "palsu".

Bulan lalu, penjaga pantai China menahan 12 orang dari Hong Kong di dalam kapal yang menuju Taiwan. Kementerian luar negeri China mengatakan 12 orang itu adalah anggota separatis.

Hong Kong telah menjadi sumber ketegangan lain antara Taipei dan Beijing, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayah berdaulat China. Taiwan tidak tertarik untuk diperintah oleh China yang otokratis.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: REUTERS/Lam Yik

Sumber: wartaekonomi

Taiwan Ciduk 5 Penduduk Hong Kong, Ini Alasannya...

Taiwan Ciduk 5 Penduduk Hong Kong, Ini Alasannya...

Taiwan Ciduk 5 Penduduk Hong Kong, Ini Alasannya...

Taiwan Ciduk 5 Penduduk Hong Kong, Ini Alasannya...

Taiwan Ciduk 5 Penduduk Hong Kong, Ini Alasannya...

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya